Sri Mulyani Ungkap Alasan Anggaran Makan Bergizi Gratis Ditambah Rp100 Triliun
Kamis, 30 Januari 2025 - 15:18 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani Indrawati merespons usulan tambahan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak Rp100 triliun dalam APBN 2025. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati merespons usulan tambahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak Rp100 triliun yang dilontarkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Sebelumnya Kepala BGN, Dadan Hindayana menerangkan, usulan tambahan anggaran bergizi gratis didasari keinginan Presiden Prabowo Subianto agar anak Indonesia bisa mendapat manfaat.
Jika mendapatkan restu, anggaran makan bergizi gratis yang sebelumnya Rp71 triliun bakal menjadi total Rp171 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025. Terkait usulan penambahan anggaran, Menkeu meminta lembaga keuangan, seperti perbankan untuk turut menyukseskan program tersebut melalui dukungan pembiayaan kepada para pelaku usaha penyedia jasa terkait.
Baca Juga: Usulkan Tambahan Anggaran Rp100 Triliun Makan Bergizi Gratis, BGN: Pak Presiden Ingin Ada Percepatan
“Jika program ini meningkat menjadi Rp171 triliun, dampaknya terhadap ekonomi akan luar biasa,” ungkap Menkeu Sri Mulyani dalam BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis (30/1/2025).
Terkait hal tersebut, Sri Mulyani juga telah menitipkan pesan kepada Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). "Dalam rapat KSSK saya jelaskan ke OJK dan BI agar lembaga-lembaga keuangan ikut mensukseskan program ini," ucapnya.
Jika mendapatkan restu, anggaran makan bergizi gratis yang sebelumnya Rp71 triliun bakal menjadi total Rp171 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025. Terkait usulan penambahan anggaran, Menkeu meminta lembaga keuangan, seperti perbankan untuk turut menyukseskan program tersebut melalui dukungan pembiayaan kepada para pelaku usaha penyedia jasa terkait.
Baca Juga: Usulkan Tambahan Anggaran Rp100 Triliun Makan Bergizi Gratis, BGN: Pak Presiden Ingin Ada Percepatan
“Jika program ini meningkat menjadi Rp171 triliun, dampaknya terhadap ekonomi akan luar biasa,” ungkap Menkeu Sri Mulyani dalam BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis (30/1/2025).
Terkait hal tersebut, Sri Mulyani juga telah menitipkan pesan kepada Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). "Dalam rapat KSSK saya jelaskan ke OJK dan BI agar lembaga-lembaga keuangan ikut mensukseskan program ini," ucapnya.
Lihat Juga :