Trump Kembali Menyerang The Fed usai Tak Ada Perubahan Suku Bunga

Kamis, 30 Januari 2025 - 20:32 WIB
loading...
A A A
Memasuki periode kedua dirinya kembali ke Gedung Putih, Trump telah menjanjikan perubahan signifikan pada ekonomi AS. Ia menyerukan penerapan tarif besar-besaran, deportasi massal imigran ilegal, dan pengurangan pajak dalam jumlah besar dan memangkas regulasi.

Sementara itu beberapa ekonom memperingatkan bahwa beberapa kebijakan tersebut dapat memberikan tekanan terhadap harga, setidaknya dalam waktu jangka pendek. Powell juga mengutarakan kekhawatiran yang sama, begitu juga dengan pembuat kebijakan di bank.

Di sisi lain Howard Lutnick yang ditunjuk Trump untuk menjadi Menteri Perdagangan, membela kebijakan tarif impor dan menepis kekhawatiran tentang dampaknya kepada harga-harga.

Tetapi Powell mengatakan, para pejabat masih wait and see terkait dampak dari aturan baru tersebut. "Komite dalam mode menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi," katanya pada konferensi pers untuk membahas keputusan suku bunga.

Seperti diketahui The Fed menaikkan biaya pinjaman secara signifikan mulai tahun 2022 dalam upaya untuk menstabilkan harga, yang kemudian naik pada kecepatan yang tidak terlihat dalam beberapa dekade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Rekomendasi
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved