Anggaran Infrastruktur Dipangkas Jadi Momentum Keterlibatan UMKM Konstruksi Daerah
Senin, 03 Februari 2025 - 21:49 WIB
loading...
Pemangkasan anggaran infrastruktur oleh pemerintah dinilai sebagai peluang baru bagi pelaku usaha konstruksi, khususnya UMKM daerah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemangkasan anggaran infrastruktur oleh pemerintah dinilai sebagai peluang baru bagi pelaku usaha konstruksi , khususnya UMKM daerah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ( Gapensi ), Andi Rukman Karumpa.
"Saya tetap optimistis pembangunan infrastruktur akan tetap berjalan. Tentu Bapak Presiden Prabowo ingin fokus dalam menjalankan Asta Cita, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tentu juga memerlukan dukungan infrastruktur," ujar Andi di Jakarta, Senin (3/2/2025).
Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur Bakal Mandek usai Anggaran Kementerian PU Dipangkas Rp81,38 T
Andi menyampaikan, Presiden Prabowo berjanji memberikan ruang lebih besar bagi pihak swasta untuk terlibat dalam proyek infrastruktur. Menurutnya, ini adalah momentum yang tepat bagi UMKM konstruksi daerah untuk ikut ambil bagian.
"Kalau kita lihat banyak akses jalan desa hingga kecamatan yang seharusnya menjadi peluang bagi UMKM konstruksi daerah. Belum lagi program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Prabowo-Gibran, di mana UMKM konstruksi daerah juga bisa ikut ambil bagian," lanjut Andi.
Sambung Andi menambahkan proyek pembangunan perumahan di perkotaan cenderung melibatkan investor besar, termasuk dari luar negeri. Namun, pembangunan rumah di perdesaan seharusnya dapat menjadi lahan bagi UMKM konstruksi daerah agar memberikan multiplier effect yang positif bagi perekonomian lokal.
"Saya tetap optimistis pembangunan infrastruktur akan tetap berjalan. Tentu Bapak Presiden Prabowo ingin fokus dalam menjalankan Asta Cita, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tentu juga memerlukan dukungan infrastruktur," ujar Andi di Jakarta, Senin (3/2/2025).
Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur Bakal Mandek usai Anggaran Kementerian PU Dipangkas Rp81,38 T
Andi menyampaikan, Presiden Prabowo berjanji memberikan ruang lebih besar bagi pihak swasta untuk terlibat dalam proyek infrastruktur. Menurutnya, ini adalah momentum yang tepat bagi UMKM konstruksi daerah untuk ikut ambil bagian.
"Kalau kita lihat banyak akses jalan desa hingga kecamatan yang seharusnya menjadi peluang bagi UMKM konstruksi daerah. Belum lagi program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Prabowo-Gibran, di mana UMKM konstruksi daerah juga bisa ikut ambil bagian," lanjut Andi.
Sambung Andi menambahkan proyek pembangunan perumahan di perkotaan cenderung melibatkan investor besar, termasuk dari luar negeri. Namun, pembangunan rumah di perdesaan seharusnya dapat menjadi lahan bagi UMKM konstruksi daerah agar memberikan multiplier effect yang positif bagi perekonomian lokal.
Lihat Juga :