Kesepakatan Ini Bikin Trump Menunda Tarif 25% ke Kanada Selama 30 Hari
Selasa, 04 Februari 2025 - 10:10 WIB
loading...
Sebelumnya Trump menerapkan tarif 25% pada semua barang impor asal Kanada pada pekan ini, kecuali negara itu berbuat lebih banyak untuk menghentikan aliran migran tidak sah ke AS. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada hari Senin, waktu setempat bahwa tarif AS kepada produk-produk Kanada bakal ditunda selama 30 hari. Keputusan ini menyusul janji Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau yang bakal memperkuat perbatasan.
Sebelumnya Trump menerapkan tarif 25% pada semua barang impor asal Kanada pada pekan ini, kecuali negara itu berbuat lebih banyak untuk menghentikan aliran migran tidak sah dan fentanil ke AS.
Baca Juga: Kanada Balas Serangan Tarif Trump, Pungut 25% Barang Impor dari AS
Trudeau mengatakan, dalam sebuah pernyataan bahwa Kanada akan menghabiskan USD1,3 miliar atau setara Rp21,2 triliun (kurs Rp16.321 per USD) untuk "memperkuat perbatasan." Dia juga menambahkan, bakal ada sekitar 10.000 "personel garis depan" akan bekerja di sepanjang perbatasan.
Dia juga mengatakan Kanada akan menghabiskan USD200 juta untuk program intelijen baru yang memasang target memberantas kejahatan terorganisir dan fentanyl.
Keputusan jeda 30 hari ini menjadi pendinginan setelah beberapa hari yang penuh gejolak yang menempatkan Amerika berada dalam ancaman perang dagang yang berisiko menghancurkan pertumbuhan ekonomi, menyebabkan harga melonjak dan mengakhiri dua kemitraan paling kritis Amerika Serikat.
Baca Juga: Geger Tarif Trump, Ini Tanggapan China, Kanada, dan Meksiko
"Saya sangat senang dengan hasil awal ini, dan Tarif yang diumumkan pada hari Sabtu akan dijeda selama periode 30 hari untuk melihat apakah kesepakatan Ekonomi akhir dengan Kanada dapat disusun atau tidak. Keadilan untuk Semua," tulis Presiden Donald Trump di media sosial.
Sebelumnya Trump menerapkan tarif 25% pada semua barang impor asal Kanada pada pekan ini, kecuali negara itu berbuat lebih banyak untuk menghentikan aliran migran tidak sah dan fentanil ke AS.
Baca Juga: Kanada Balas Serangan Tarif Trump, Pungut 25% Barang Impor dari AS
Trudeau mengatakan, dalam sebuah pernyataan bahwa Kanada akan menghabiskan USD1,3 miliar atau setara Rp21,2 triliun (kurs Rp16.321 per USD) untuk "memperkuat perbatasan." Dia juga menambahkan, bakal ada sekitar 10.000 "personel garis depan" akan bekerja di sepanjang perbatasan.
Dia juga mengatakan Kanada akan menghabiskan USD200 juta untuk program intelijen baru yang memasang target memberantas kejahatan terorganisir dan fentanyl.
Keputusan jeda 30 hari ini menjadi pendinginan setelah beberapa hari yang penuh gejolak yang menempatkan Amerika berada dalam ancaman perang dagang yang berisiko menghancurkan pertumbuhan ekonomi, menyebabkan harga melonjak dan mengakhiri dua kemitraan paling kritis Amerika Serikat.
Baca Juga: Geger Tarif Trump, Ini Tanggapan China, Kanada, dan Meksiko
"Saya sangat senang dengan hasil awal ini, dan Tarif yang diumumkan pada hari Sabtu akan dijeda selama periode 30 hari untuk melihat apakah kesepakatan Ekonomi akhir dengan Kanada dapat disusun atau tidak. Keadilan untuk Semua," tulis Presiden Donald Trump di media sosial.
(akr)
Lihat Juga :