Ekonomi Jakarta Tumbuh 4,90 Persen di 2024, BI Ungkap Penopangnya

Jum'at, 07 Februari 2025 - 07:58 WIB
loading...
Ekonomi Jakarta Tumbuh...
Pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta di sepanjang tahun 2024 menyentuh 4,90%, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta menjelaskan apa saja yang jadi penopangnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta di sepanjang tahun 2024 menyentuh 4,90%, dimana menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menunjukkan melambat tipis dibandingkan tahun 2023 yang mencapai sebesar 4,96%. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jakarta , Arlyana Abubakar menjelaskan pertumbuhan ini ditopang oleh Konsumsi Rumah Tangga, Investasi, dan Ekspor.

“Dari sisi Lapangan Usaha (LU) utama, pertumbuhan terutama didorong oleh LU Perdagangan, LU Konstruksi, LU Informasi dan Komunikasi (Infokom), serta LU Industri Pengolahan,” terang Arlyana dalam siaran persnya, Kamis (6/2/2025).

Baca Juga: Melambat Dibanding 2023, Ekonomi Indonesia Tahun 2024 Tumbuh 5,03%

Sementara terkait pertumbuhan di 2024, Arlyana menerangkan, ekonomi Jakarta tumbuh 4,90% sedikit lebih rendah dari 2023 yakni 4,96% dan di bawah nasional 5,03%. Meski demikian, konsumsi Rumah Tangga kini lebih tinggi sebesar 5,14% atau lebih rendah dari triwulan sebelumnya 5,26 persen.

“Tingginya pertumbuhan ditopang oleh HBKN Nataru dan berlangsungnya berbagai event dan MICE pada akhir tahun. Investasi tumbuh tinggi sebesar 7,54 persen, meningkat dari triwulan sebelumnya 4,27 persen,” tuturnya.

Pertumbuhan terutama didorong oleh investasi bangunan sejalan dengan berlanjutnya berbagai proyek strategis Pemerintah dan swasta yang bersifat multitahun.

Selanjutnya ekspor juga mencatatkan peningkatan14,66% dari triwulan sebelumnya 13,40%, didorong oleh terus membaiknya ekspor produk otomotif, serta peningkatan ekspor untuk komoditas lainnya seperti pakaian dan aksesorinya, produk kimia, serta logam mulia dan perhiasan/permata.

Sementara untuk nilai konsumsi Pemerintah tumbuh melambat menjadi 5,20%, dari triwulan sebelumnya 11,85. Perlambatan terutama bersumber dari front-loading pada awal tahun, utamanya terkait belanja Pemilu.

Konsumsi LNPRT juga tumbuh melambat menjadi 6,84%, dari triwulan sebelumnya 11,99%. Perlambatan sejalan dengan berakhirnya periode kampanye Pilkada pada pertengahan triwulan IV 2024.

Ke depan, Arlyana memastikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta akan terus memonitor perkembangan berbagai indikator perekonomian baik di tingkat daerah, nasional, maupun global.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 8% Masih Berat di Tahun 2025, Ekonom Ungkap Penyebabnya

“Selain itu, sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta di berbagai sektor guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan, serta mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing,” tutupnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Rekomendasi
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Berita Terkini
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved