Perry Warjiyo Lebih Pede dari Pemerintah Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2021

Kamis, 03 September 2020 - 08:18 WIB
loading...
Perry Warjiyo Lebih...
Gubernur BI Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun depan akan melesat melebihi yang diperkirakan pemerintah untuk tahun depan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun depan akan melesat hingga 5,8%. Proyeksi ini lebih optimistis dibandingkan pemerintah yang mencapai 5,5%.

(Baca Juga: Percaya Ramalan IMF, Pemerintah Optimis Ekonomi RI Tumbuh 5,5% Tahun Depan )

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi didorong oleh ekonomi global yang pada tahun depan juga mulai pulih. "Yang disampaikan oleh Bu Menteri Keuangan cukup realistis dan juga sejalan dengan perkiraan kami di Bank Indonesia. Untuk tahun 2021 pergerakan kisarannya adalah 4,8% sampai dengan 5,8%," ujar Perry di Gedung DPR RI, kemarin.

Dia melanjutkan, ekonomi Indonesia akan semakin membaik yang didukung oleh beberapa indikator. Hal ini seiring beberapa indikator di antaranya perbaikan ekonomi global, stimulus fiskal yang diberikan oleh pemerintah, serta kebijakan BI yang masih akan terus diarahkan secara akomodatif.

“Kami berpandangan secara asumsi pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi dalam penyusunan RAPBN tahun 2021 sangat realistis,” bebernya.

(Baca Juga: Indonesia Punya Pengalaman Buruk dengan Dewan Moneter )

BI juga memproyeksikan nilai tukar Rupiah keseluruhan pada 2021 bakal berada di rentang kisaran sebesar Rp13.900/USD sampai dengan Rp14.700/USD. "Angka ini pun masih sejalan dengan proyeksi disampaikan pemerintah dalam RAPBN 2021 sebesar Rp14.600/USD," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved