AS Ancang-ancang Gandakan Sanksi ke Rusia, Ini Tujuannya

Minggu, 09 Februari 2025 - 08:32 WIB
loading...
A A A
Kellogg juga, menambahkan bahwa "Jika ada orang yang memahami pengaruh, itu adalah Presiden Trump."

Disebut juga bahwa Tim Trump telah bekerja keras untuk mengakhiri konflik, kata utusan itu. Lanjutnya bahwa pada akhirnya Kiev dan Moskow harus menyerahkan sesuatu untuk menghentikan pembunuhan "ukuran industri".

Kellogg juga membantah laporan Bloomberg baru-baru ini yang mengklaim bahwa dia akan mempresentasikan rencana perdamaian pada Konferensi Keamanan Munich minggu depan.

Trump berulang kali menyatakan, bahwa dia siap untuk berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin secepat mungkin untuk menegosiasikan akhir dari konflik Ukraina. Kremlin sebelumnya mengatakan, sedang menunggu sinyal yang jelas dari Gedung Putih.

Putin, bagaimanapun, sempat menyatakan bahwa setiap negosiasi dalam kondisi saat ini "tidak sah" secara hukum karena dekrit Vladimir Zelensky tahun 2022 yang melarang pembicaraan dengan Rusia.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrey Sybiha mengatakan, kepada wartawan pekan ini bahwa para pejabat negara itu berharap bisa melakukan pertemuan dengan Kellogg dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di konferensi Munich.

Zelensky mengklaim pada hari Kamis, bahwa Trump masih belum memiliki rencana resmi tentang bagaimana menghentikan konfli. Diterangkan juga "Tim kami akan bekerja sama karena tidak ada rencana terpisah, yang dibuat tanpa kami."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
AS Akhirnya Menyerah?...
AS Akhirnya Menyerah? Izinkan Lagi Impor Minyak Rusia
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Uni Eropa Curi Harta...
Uni Eropa Curi Harta Moskow? Bunga Aset Rusia Rp27,36 Triliun Dipakai Bayar Utang Ukraina
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Rekomendasi
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Berita Terkini
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved