BPS: Neraca Perdagangan Januari Defisit USD864 Juta

Senin, 17 Februari 2020 - 12:58 WIB
BPS: Neraca Perdagangan...
BPS: Neraca Perdagangan Januari Defisit USD864 Juta
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan ekspor-impor Indonesia pada Januari 2020 mengalami defisit sebesar USD864 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode Januari tahun lalu (year to year).

"Secara year to year, defisit neraca perdagangan Januari 2020 diperkirakan sebesar USD864 juta, masih lebih rendah dibanding defisit posisi Januari 2019 yang sebesar USD1,06 miliar," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Sementara itu, angka impor mencapai USD14,28 miliar pada Januari 2020. Angka ini juga mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/MtM) sebesar 1,60% yang sebesar USD14,51 miliar.

"Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan 4,78%. Adapun pada periode tersebut, impor Indonesia mencapai USD14,99 miliar," ungkap Suhariyanto.

Sementara, nilai ekspor tercatat mencapai USD13,41 miliar pada Januari 2020. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (MtM) sebesar 7,15% yang mencapai USD14,45 miliar. Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan 3,17%. Pada periode Januari 2019 lalu, ekspor tercatat sebesarUSD13,93 miliar.

Kontribusi terbesar dari ekspor di Januari berasal dari sektor nonmigas dengan angka mencapai USD12,61 miliar atau menyumbang 93,99%. Sementara untuk ekspor migas hanya mencapai USD810 juta saja.

"Kontribusi terbesar dari impor di Januari berasal dari sektor non migas dengan angka mencapai USD12,79 miliar atau menyumbang 93,99%. Sementara untuk impor migas hanya mencapai USD1,99 miliar," lanjutnya.

Suhariyanto mengatakan bahwa komposisi masih belum berubah, dengan peran golongan bahan baku dan penolong berkontribusi 74,09% dari total impor Januari 2020.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan RI...
Neraca Perdagangan RI Surplus 14 Bulan Beruntun, Ekonomi Mulai Pulih?
Neraca Dagang RI Menang...
Neraca Dagang RI Menang Lawan AS, Tapi Keok dengan Negeri Kpop
Tertinggi dalam 15 Tahun...
Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir, Neraca Dagang RI Surplus USD35,34 Miliar di 2021
Neraca Dagang Indonesia...
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD3,83 Miliar di Februari 2022
Neraca Dagang Mei Diramal...
Neraca Dagang Mei Diramal Surplus USD2 Miliar
BPS: Neraca Perdagangan...
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD2,59 Miliar di Juli 2021
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
34 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
48 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved