Harta Karun Mineral Ukraina Sudah Lama Diincar Sekutunya

Minggu, 16 Februari 2025 - 12:59 WIB
loading...
A A A
Ukraina sudah memiliki perjanjian serupa dengan Uni Eropa, yang ditandatangani pada tahun 2021.

Seorang mitra dari firma hukum global Dentons, Adam Mycyk mengatakan seperti dilansir CNN, bahwa tujuan kesepakatan sementara yakni mengamankan pasokan mineral penting dari Ukraina – tetap tidak berubah, sedangkan pendekatan Trump tampaknya lebih transaksional.

"Masih harus dilihat, apa yang bisa diambil oleh perjanjian semacam itu, tetapi hal itu akan menjadi kepentingan terbaik Ukraina untuk pemulihan pasca-perang dan prospek ekonomi jangka panjang dalam memaksimalkan sebanyak mungkin pemrosesan dan penciptaan nilai mineral yang diekstraksi di Ukraina oleh perusahaan Ukraina," kata Mycyk.

Di sisi lain pemerintah Ukraina sempat membuat argumen bahwa deposit mineralnya adalah salah satu alasan Barat harus mendukung Ukraina – untuk mencegah sumber daya strategis yang penting ini jatuh ke tangan Rusia.

Salah satu pendiri Dana Investasi Berkelanjutan Ukraina, Nataliya Katser-Buchkovska mengatakan, kesepakatan yang akan membawa investasi AS ke sektor pertambangan Ukraina akan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

AS diketahui sangat bergantung pada impor untuk mineral yang dibutuhkannya, banyak di antaranya berasal dari China. Dari 50 mineral yang digolongkan sebagai minera; kritis, AS sepenuhnya bergantung pada impor 12 di antaranya dan lebih dari 50% bergantung pada impor 16 lainnya, menurut Survei Geologi Amerika Serikat, sebuah lembaga pemerintah.

Ukraina menurut data pemerintah, memiliki 22 deposit dari 50 bahan penting ini.

"Ini bukan hanya langkah penting untuk pemulihan ekonomi Ukraina pascaperang, tetapi juga kesempatan bagi AS untuk mengatasi masalah rantai pasokan global," kata Katser-Buchkovska, yang menjabat sebagai anggota Parlemen Ukraina dari 2014 hingga 2019 dan merupakan kepala komite parlemen tentang keamanan dan transisi energi.

China Mendominasi Cadangan Mineral Kritis

Meskipun Trump menggunakan istilah 'tanah jarang', namun tidak jelas apakah dia bermaksud merujuk secara khusus pada mineral tanah jarang – sekelompok 17 unsur yang ada di inti bumi dan memiliki sifat magnetik dan konduktif yang membuatnya penting untuk produksi elektronik, teknologi energi bersih dan beberapa sistem senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Berita Terkini
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved