RSI Gelar Konferensi Internasional Pangan dan Energi Berkelanjutan, Gali Solusi Tantangan Global
Senin, 17 Februari 2025 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, sejumlah pejabat pemerintah yang dijadwalkan hadir sebagai perwakilan sejumlah kementerian terkait. Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara dijadwalkan memberikan sambutan. Keynote speech akan disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno.
“Para pakar yang akan menjadi pembicara tersebut yang akan mengupas tuntas peluang dan tantangan yang akan dihadapi oleh tiga komoditas perkebunan Indonesia yaitu: minyak sawit, karet, serta kopi dan kakao,” lanjutnya. Baca juga: Gandeng Berbagai Pihak Lintas Sektor, RSI Kembangkan Sawit secara Menyeluruh
Kacuk mengatakan, ada empat tujuan yang ingin dicapai dari konferensi internasional RSI yang pertama ini. Pertama, untuk memahami fenomena perubahan iklim dan mengkaji sektor-sektor bisnis apa yang memberikan kontribusi terhadap emisi gas rumah kaca .
Kedua, menggali upaya yang dilakukan pemerintah dan pelaku bisnis di Indonesia dalam memitigasi dampak perubahan iklim khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Ketiga, mendapatkan gambaran tentang latar belakang.
Keempat, dampak dari kebijakan EUDR dan EU RED II. ”Dari konferensi ini kami ingin belajar bagaimana pengalaman pelaku industri khususnya di luar negeri dalam menerapkan kebijakan EU RED II,” tandasnya.
“Para pakar yang akan menjadi pembicara tersebut yang akan mengupas tuntas peluang dan tantangan yang akan dihadapi oleh tiga komoditas perkebunan Indonesia yaitu: minyak sawit, karet, serta kopi dan kakao,” lanjutnya. Baca juga: Gandeng Berbagai Pihak Lintas Sektor, RSI Kembangkan Sawit secara Menyeluruh
Kacuk mengatakan, ada empat tujuan yang ingin dicapai dari konferensi internasional RSI yang pertama ini. Pertama, untuk memahami fenomena perubahan iklim dan mengkaji sektor-sektor bisnis apa yang memberikan kontribusi terhadap emisi gas rumah kaca .
Kedua, menggali upaya yang dilakukan pemerintah dan pelaku bisnis di Indonesia dalam memitigasi dampak perubahan iklim khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Ketiga, mendapatkan gambaran tentang latar belakang.
Keempat, dampak dari kebijakan EUDR dan EU RED II. ”Dari konferensi ini kami ingin belajar bagaimana pengalaman pelaku industri khususnya di luar negeri dalam menerapkan kebijakan EU RED II,” tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :