Sesuai Arahan, Importir Klaim Telah Realisasikan Pembelian Gula Petani

Kamis, 03 September 2020 - 16:21 WIB
loading...
Sesuai Arahan, Importir...
Para importir gula mengaku telah merealisasikan pembelian gula petani di harga Rp11.200/kg secara bertahap. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Para importir gula mengklaim telah merealisasikan komitmen mereka untuk melakukan pembelian gula dari petani dengan harga Rp11.200/kg yang dilakukan secara bertahap. Meski diakui bahwa dengan melakukan pembelian ini, pihak pedagang belum mau mengambil dengan harga tersebut, karena adanya lelang gula di level Rp10.600/kg oleh PTPN.

"Untuk grup kami, sudah dilakukan pembelian (gula petani) secara bertahap. Kalau target untuk dua tahap itu bisa mencapai 10.100 ton, dan untuk tahap pertama sudah terealisasi seluruhnya," kata Indra Suryaningrat dari grup usaha yang membawahi tiga perusahaan yakni PT Sentra Usahatama Jaya, PT Andalan Furnindo dan PT Medan Sugar Industry, di Jakarta, Kamis (3/9/2020).

(Baca Juga: Wahai Importir, Tidak Beli Gula Petani Siap-siap Kena Sanksi)

Importir gula lainnya yakni PT Dharmala Usaha Sukses juga mengaku telah melakukan pembelian gula dari petani. "Kami importir secara bertahap merelisasikan pembelian Rp11.200/kg, namun demikian memang saat ini ada kendala yang berat yaitu harga lelang di kisaran Rp10.600/kg. Jadi kalau kami sekarang beli dan langsung jual maka pasti rugi banyak," kata Nugroho Adi Saputro dari PT Dharmala. Begitu pula dengan beberapa importir lain yang berkomitmen melakukan penyerapan gula tani.

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR, Nusron Wahid menagih janji Menteri Perdagangan Agus Suparmanto yang telah menugaskan BUMN dan perusahaan importir gula untuk membeli gula petani seharga Rp11.200/kg. Namun kesepakatan antara importir gula dan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) itu dinilai tidak efektif sehingga belum adanya komitmen untuk membeli gula di level petani diangka Rp11.200/kg.

(Baca Juga: Kemendag Bakal Beri Sanksi Importir yang Nakal) "Harusnya Menteri bersikap, karena instrusi menteri kepada perusahaan importir ini tidak diindahkan. Wibawa Kementerian Perdagangan seakan tidak ada," kata Nusron.

Namun berdasarkan pengakuan dari para importir, mereka ternyata telah menjalankan komitmen itu. Sehingga hal itu tidak menjadi permasalahan lagi. Pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Perdagangan harus memastikan bahwa komitmen yang sama dijalankan juga oleh pelaku usaha BUMN.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Indonesia Larang Impor...
Indonesia Larang Impor Beras, Gula, dan Jagung Mulai 2026
Setelah Beras, Indonesia...
Setelah Beras, Indonesia Targetkan Swasembada Susu dan Gula
Masuk Lewat Batam, 40,4...
Masuk Lewat Batam, 40,4 Ton Beras hingga 4,5 Ton Gula Ilegal Disegel Kementan
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Rekomendasi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved