Rusia Merencanakan Proyek Nuklir Bareng Negara BRICS, AS Bakal Panas?

Jum'at, 21 Februari 2025 - 08:34 WIB
loading...
Rusia Merencanakan Proyek...
Rusia dan salah satu negara BRICS disebut telah sepakat mengembangkan kerja sama dalam penggunaan teknologi nuklir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rusia dan salah satu negara BRICS yakni Ethiopia disebut telah sepakat mengembangkan kerja sama dalam penggunaan teknologi nuklir untuk "tujuan damai,". Pernyataan ini diposting melalui saluran Telegram pemerintah Rusia pada hari Rabu, kemarin waktu setempat.

Kesepakatan itu dicapai selama pembicaraan antara menteri pembangunan ekonomi Rusia, Maxim Reshetnikov, dan mitranya dari Ethiopia yang bertanggung jawab atas inovasi dan teknologi, Belete Molla, di ibu kota negara Afrika Timur, Addis Ababa.

Baca Juga: Negara-negara BRICS dengan Senjata Nuklir Terbanyak

Para pejabat dari kedua negara juga membahas perluasan hubungan bilateral di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertanian, dan pariwisata. Ditambah serta kemungkinan menerapkan proyek bersama dalam teknologi informasi dan komunikasi, pendidikan, dan kedokteran.

Menurut pernyataan itu, dalam pertemuan tersebut juga diteken road map yang menguraikan "langkah-langkah praktis untuk menilai prospek pengembangan energi nuklir di Ethiopia, serta rencana bersama untuk pengembangan infrastruktur nuklir dan pelatihan personel."

Sebagai informasi Reshetnikov merupakan bagian dari delegasi senior dari Dewan Federasi Rusia, yang dipimpin oleh ketuanya Valentina Matviyenko, dalam kunjungan resmi tiga hari ke Ethiopia.

Pada hari Selasa, tim mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali, di mana Matviyenko menyebut Addis Ababa sebagai "mitra utama Rusia di Afrika."

Dia memuji keanggotaan BRICS buat Ethiopia yang dinilai sebagai langkah yang membuka peluang baru untuk kerja sama di PBB dan forum internasional lainnya.

Dalam sebuah postingan di X (dulunya Twitter), Abiy menggambarkan pertemuan itu sebagai "kesempatan berharga untuk membahas dan mengeksplorasi hubungan Ethiopia-Rusia." Perdana menteri menerima undangan ketua Dewan Federasi untuk menghadiri perayaan ulang tahun ke-80 Kemenangan dalam Perang Patriotik Besar di Moskow pada 9 Mei, menyatakan bahwa dia atau presiden negara itu, Taye Atske Selassie, akan hadir.

Berbicara kepada RT pada hari Kamis, Andrey Maslov, kepala Pusat Studi Afrika di Sekolah Tinggi Ekonomi di Moskow, mengatakan kunjungan pejabat Rusia ke Ethiopia harus membantu meningkatkan hubungan antara kedua negara.

"Kunjungan Matviyenko dan pertemuan komisi antar pemerintah dengan partisipasi menteri Reshetnikov merupakan langkah penting dalam hubungan antara kedua negara. Setelah Ethiopia menjadi bagian dari BRICS pada tahun kepresidenan Rusia, hubungan menjadi lebih baik," katanya.

Baca Juga: Dewan Energi Nasional Klaim Mayoritas Masyarakat RI Setuju Pembangkit Nuklir

Maslov memuji pencapaian ekonomi Ethiopia, terutama di bidang pertanian, termasuk swasembada gandum dan irigasi, dan juga di bidang energi, sektor digital, dan konstruksi, dan mendesak bisnis Rusia untuk "memanfaatkan peluang ini."

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Rekomendasi
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved