Dorong Pembangunan Batam sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi dan Muka Indonesia di Selat Malaka
Jum'at, 21 Februari 2025 - 16:03 WIB
loading...
Batam sendiri termasuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan memiliki Kawasan Ekonomi Khusus yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus membangun perekonomian nasional secara inklusif untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Di bagian barat, Indonesia memiliki Batam , Bintan, dan Karimun yang merupakan salah satu kawasan yang menjadi pusat industri, perdagangan, dan investasi yang strategis karena berada dekat dengan jalur perdagangan internasional di Selat Malaka.
Batam sendiri termasuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan memiliki Kawasan Ekonomi Khusus yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah .
“Batam bukan hanya kota industri tetapi kota jasa dengan layanan Pemerintah yang baik dan adaptif. Sesuai dengan PP nomor 4 tahun 2025 dan PP sebelumnya 46 tahun 2007, Kepala BP Batam dijabat secara ex officio oleh Wali Kota Batam dan Wakil Kepala BP Batam oleh Wakil Wali Kota Batam," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dalam pelantikan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam di Jakarta, Kamis (20/2).
Baca Juga: Airlangga: Investasi Rempang Eco-City Batam Ditargetkan Capai Rp50 Triliun
Ia menambahkan, dengan demikian BP Batam telah memiliki pimpinan baru, Amsakar Ahmad sebagai Kepala BP Batam dan Li Claudia sebagai Wakil Kepala BP Batam. Menko Airlangga berharap akan melanjutkan agar Batam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi tidak hanya di level Kepulauan Riau tetapi level nasional
Batam sendiri termasuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan memiliki Kawasan Ekonomi Khusus yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah .
“Batam bukan hanya kota industri tetapi kota jasa dengan layanan Pemerintah yang baik dan adaptif. Sesuai dengan PP nomor 4 tahun 2025 dan PP sebelumnya 46 tahun 2007, Kepala BP Batam dijabat secara ex officio oleh Wali Kota Batam dan Wakil Kepala BP Batam oleh Wakil Wali Kota Batam," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dalam pelantikan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam di Jakarta, Kamis (20/2).
Baca Juga: Airlangga: Investasi Rempang Eco-City Batam Ditargetkan Capai Rp50 Triliun
Ia menambahkan, dengan demikian BP Batam telah memiliki pimpinan baru, Amsakar Ahmad sebagai Kepala BP Batam dan Li Claudia sebagai Wakil Kepala BP Batam. Menko Airlangga berharap akan melanjutkan agar Batam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi tidak hanya di level Kepulauan Riau tetapi level nasional
Lihat Juga :