3 Tahun Pascamerger Pelindo, Volume Layanan Logistik SPSL Tumbuh 215%
loading...
A
A
A
Ke depan, teknologi ini akan diterapkan di pelabuhan utama lainnya untuk mempercepat pemeriksaan peti kemas ekspor dan impor, sekaligus mendukung kebijakan regulator dalam mencegah penyelundupan barang terlarang serta mempercepat proses kepabeanan.
SPSL juga mendorong optimalisasi penggunaan gedung Pelindo Tower yang kini beroperasi penuh. Pada 2024, okupansi gedung mencapai 323.210 meter persegi per bulan. Okupansi ini naik 109% secara tahunan. Pencapaian ini sekaligus mencerminkan komitmen SPSL dalam menyediakan sarana pendukung logistik modern, yang mendukung kelancaran bisnis di sektor tersebut.
Dengan momentum pertumbuhan yang telah terbangun, SPSL siap menghadapi tantangan dan peluang industri logistik pada 2025. Sejalan dengan peta jalan perusahaan 2025–2026 bertajuk Transforming Business, SPSL akan terus melakukan transformasi layanan melalui kapabilitas dan digitalisasi sistem, akselerasi pengembangan solusi rantai pasok, peningkatan konektivitas multimoda dan integrasi hinterland, penguatan struktur keuangan, manajemen risiko, serta corporate & product branding.
“Tahun ini, SPSL berkomitmen menciptakan value creation yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan -termasuk pemerintah, pelanggan, pelaku industri, BUMN, dan mitra global- menjadi kunci menghadirkan service excellence, menciptakan layanan logistik berdaya saing tinggi, relevan dengan kebutuhan pasar, serta menjadi solusi logistik terbaik guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Joko Noerhudha.
SPSL juga mendorong optimalisasi penggunaan gedung Pelindo Tower yang kini beroperasi penuh. Pada 2024, okupansi gedung mencapai 323.210 meter persegi per bulan. Okupansi ini naik 109% secara tahunan. Pencapaian ini sekaligus mencerminkan komitmen SPSL dalam menyediakan sarana pendukung logistik modern, yang mendukung kelancaran bisnis di sektor tersebut.
Dengan momentum pertumbuhan yang telah terbangun, SPSL siap menghadapi tantangan dan peluang industri logistik pada 2025. Sejalan dengan peta jalan perusahaan 2025–2026 bertajuk Transforming Business, SPSL akan terus melakukan transformasi layanan melalui kapabilitas dan digitalisasi sistem, akselerasi pengembangan solusi rantai pasok, peningkatan konektivitas multimoda dan integrasi hinterland, penguatan struktur keuangan, manajemen risiko, serta corporate & product branding.
“Tahun ini, SPSL berkomitmen menciptakan value creation yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan -termasuk pemerintah, pelanggan, pelaku industri, BUMN, dan mitra global- menjadi kunci menghadirkan service excellence, menciptakan layanan logistik berdaya saing tinggi, relevan dengan kebutuhan pasar, serta menjadi solusi logistik terbaik guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Joko Noerhudha.
(akr)
Lihat Juga :