Perkuat Danantara, Jasindo Siap Proteksi Ekosistem BUMN
Senin, 24 Februari 2025 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
Pengalaman inilah yang membawa Jasindo dipercaya dalam penugasan khusus oleh pemerintah seperti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Barang Milik Negara (ABMN).
Penugasan AUTP diberikan pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada Jasindo sejak tahun 2015. AUTP bermanfaat untuk melindungi petani dari risiko-risiko gagal panen dan meningkatkan daya saing usaha petani padi.
Hal ini sejalan dengan amanat yang tertuang dalam Undang Undang (UU) nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani, khususnya pelaksanaan strategi perlindungan petani melalui asuransi pertanian.
Di ABMN, Jasindo berperan aktif dalam memberikan perlindungan asuransi terhadap Barang Milik Negara (BMN). Pada 2023, Jasindo telah mengasuransikan lebih dari 10 ribu objek BMN milik 78 Kementerian/Lembaga dengan total nilai pertanggungan (TSI) mencapai Rp72,64 triliun.
Menurut Andy, Asuransi BMN merupakan salah satu bentuk kontribusi Jasindo dalam menjaga aset Negara. "Jasindo berkomitmen untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi aset-aset negara dari berbagai risiko," katanya.
Penugasan AUTP diberikan pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada Jasindo sejak tahun 2015. AUTP bermanfaat untuk melindungi petani dari risiko-risiko gagal panen dan meningkatkan daya saing usaha petani padi.
Hal ini sejalan dengan amanat yang tertuang dalam Undang Undang (UU) nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani, khususnya pelaksanaan strategi perlindungan petani melalui asuransi pertanian.
Di ABMN, Jasindo berperan aktif dalam memberikan perlindungan asuransi terhadap Barang Milik Negara (BMN). Pada 2023, Jasindo telah mengasuransikan lebih dari 10 ribu objek BMN milik 78 Kementerian/Lembaga dengan total nilai pertanggungan (TSI) mencapai Rp72,64 triliun.
Menurut Andy, Asuransi BMN merupakan salah satu bentuk kontribusi Jasindo dalam menjaga aset Negara. "Jasindo berkomitmen untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi aset-aset negara dari berbagai risiko," katanya.
Lihat Juga :