Harus Profesional, Ekonom Minta Danantara Tak Diganggu Urusan Politik
Selasa, 25 Februari 2025 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Istana Sebut Mantan Presiden Diajak Jadi Penasihat BPI Danantara, Ini Rencana Prabowo
"Tapi sementara ini saya percaya, Rosan Roeslani, dia adalah mantan Ketua Umum Kadin, adalah figur yang profesional, di dalam kiprahnya. Tapi harus hati-hati, meskipun profesional, tapi dia (jangan) diganggu oleh politik. Jadi biarkan Rosan dengan tim bekerja," harapnya.
Didik juga berharap Danantara dapat membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Di sisi lain Danantara juga tidak boleh sebatas menjadi pemain lokal, mengingat sudah ada BUMN yang menjadi penguasa domesik.
"Jadi Danantara itu tidak boleh menjadi pemain lokal, di Purwokerto, di Sidoarjo, enggak bisa. Kalau seperti ini Danantara menjadi lembaga useless. Mengapa? Karena Pertamina kan menguasai domestik, menjadi pengecer di domestik. Perbankan juga sudah mayoritas itu melayani perusahaan-perusahaan Indonesia. Nah karena itu, harus ya, dia harus global," tandasnya.
"Tapi sementara ini saya percaya, Rosan Roeslani, dia adalah mantan Ketua Umum Kadin, adalah figur yang profesional, di dalam kiprahnya. Tapi harus hati-hati, meskipun profesional, tapi dia (jangan) diganggu oleh politik. Jadi biarkan Rosan dengan tim bekerja," harapnya.
Didik juga berharap Danantara dapat membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Di sisi lain Danantara juga tidak boleh sebatas menjadi pemain lokal, mengingat sudah ada BUMN yang menjadi penguasa domesik.
"Jadi Danantara itu tidak boleh menjadi pemain lokal, di Purwokerto, di Sidoarjo, enggak bisa. Kalau seperti ini Danantara menjadi lembaga useless. Mengapa? Karena Pertamina kan menguasai domestik, menjadi pengecer di domestik. Perbankan juga sudah mayoritas itu melayani perusahaan-perusahaan Indonesia. Nah karena itu, harus ya, dia harus global," tandasnya.
(fjo)
Lihat Juga :