Danantara Kelola Aset BUMN Rp14.513 Triliun, Ekonom: Belum Cukup Bikin Ekonomi Tumbuh 8%
Selasa, 25 Februari 2025 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, investasi saja tak cukup membuat ekonomi Tanah Air tumbuh 8% per tahun. Tauhid mengatakan, perlu daya dorong lainnya yang bisa mengerek naik konsumsi di level 7-8%.
“Konsumsi harus ditingkatkan sampai 7-8 persen, nah investasi yang lanjutnya 6 persen berarti (naik) sampai 8 persen. Jadi kalau investasi toh, tapi konsumsi nggak didorong tetap aja kurang, begitu ya,” beber dia.
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, dari nilai AUM itu, USD20 miliar bakal digunakan untuk investasi di beberapa proyek strategis.
“Mungkin perlu saya luruskan ya, ini dari total aset dari BUMN yang masuk ke dalam Danantara ini total asetnya adalah USD900 miliar dan memang tadi sampaikan USD 20 miliar itu adalah untuk melakukan investasi yang nanti akan dikelola bersama-sama,” ucap Rosan saat ditemui di Istana Merdeka, Jakarta.
“Jadi USD900 miliar itu adalah combine aset dari semua BUMN yang ada di Indonesia,” ungkap dia.
Adapun, proyek yang bakal diinvestasikan diantaranya energi baru dan terbarukan (EBT), hilirisasi sumber daya, pangan, dan sektor lain yang berdampak langsung bagi pertumbuhan makro ekonomi nasional.
“Konsumsi harus ditingkatkan sampai 7-8 persen, nah investasi yang lanjutnya 6 persen berarti (naik) sampai 8 persen. Jadi kalau investasi toh, tapi konsumsi nggak didorong tetap aja kurang, begitu ya,” beber dia.
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, dari nilai AUM itu, USD20 miliar bakal digunakan untuk investasi di beberapa proyek strategis.
“Mungkin perlu saya luruskan ya, ini dari total aset dari BUMN yang masuk ke dalam Danantara ini total asetnya adalah USD900 miliar dan memang tadi sampaikan USD 20 miliar itu adalah untuk melakukan investasi yang nanti akan dikelola bersama-sama,” ucap Rosan saat ditemui di Istana Merdeka, Jakarta.
“Jadi USD900 miliar itu adalah combine aset dari semua BUMN yang ada di Indonesia,” ungkap dia.
Adapun, proyek yang bakal diinvestasikan diantaranya energi baru dan terbarukan (EBT), hilirisasi sumber daya, pangan, dan sektor lain yang berdampak langsung bagi pertumbuhan makro ekonomi nasional.
Lihat Juga :