AS Kembali Tabuh Genderang Perang ke China, Tak Segan Beri Hukuman Ini

Jum'at, 28 Februari 2025 - 07:36 WIB
loading...
A A A
China, dalam hal ini, tidak menunjukkan minat untuk berfokus hanya pada isu fentanil. Pemimpin China, Xi Jinping, lebih memilih untuk melibatkan Trump dalam perundingan perdagangan yang lebih luas, termasuk perjanjian perdagangan yang lebih menyeluruh yang telah dibahas pada masa pemerintahan Trump sebelumnya.

Baca Juga: Ukraina Serahkan Harta Karun Mineral Tanah Langka ke AS Dinilai Bukti Bodohnya Zelensky

Krisis fentanil di AS terus menjadi masalah utama, dengan data federal terbaru menunjukkan bahwa overdosis fatal kini menewaskan sekitar 240 orang setiap harinya. Meskipun angka kematian tersebut menurun sekitar 24% dibandingkan tahun sebelumnya, penurunan ini masih jauh dari cukup untuk mengatasi dampak sosial yang telah ditimbulkan.

Sebagian besar dari kematian ini terkait dengan penggunaan fentanil, yang sebagian besar diproduksi oleh kartel Meksiko menggunakan bahan kimia dari China. Krisis ini telah menyebabkan lonjakan besar dalam kematian akibat overdosis, yang telah meningkat selama beberapa dekade. Penurunan yang tercatat baru-baru ini memberikan sedikit harapan, namun tantangan besar tetap ada.


China Hadapi Tarif Tambahan


Meskipun AS akan memberlakukan tarif tambahan, perusahaan-perusahaan China terbukti pintar dalam menghindari dampak tarif dengan mengalihkan produk mereka melalui negara-negara lain. Data menunjukkan bahwa tarif bea masuk rata-rata untuk impor dari China kini mencapai 24,5%, naik dari 14,5% pada tahun 2023. Ini menunjukkan betapa besar dampak dari kebijakan tarif Trump terhadap ekonomi global, yang berpotensi meningkatkan ketegangan dalam hubungan perdagangan antara AS dan China.

Dengan tarif yang semakin tinggi dan kesulitan diplomatik yang dihadapi AS, kita bisa mengharapkan perkembangan lebih lanjut dalam minggu-minggu mendatang mengenai kebijakan proteksionis Trump dan dampaknya terhadap ekonomi global serta hubungan antara negara-negara utama.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Rekomendasi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Berita Terkini
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved