QRIS Bikin Blanja-Blanji tanpa Takut dengan Pandemi

Kamis, 03 September 2020 - 22:35 WIB
loading...
QRIS Bikin Blanja-Blanji...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Asisten Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan, transaksi menggunakan QRIS bisa menjadi fasilitas transaksi non-tunai yang aman bagi para merchant offline.

"Inovasi QRIS yang dikombinasikan dengan aplikasi chatting dan streaming video turut memperluas kesempatan merchant offline untuk dapat langsung beraktivitas layaknya merchant online," ujar Filianingsih dalam Webinar CNBC Indonesia Live di Jakarta, Kamis (3/9/2020). ( Baca juga:Faisal Basri: Tangan yang Gatal, tapi Kaki Diamputasi )

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa perkembangan akseptasi (acceptance) QRIS terus meningkat, khususnya di segmen merchant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) .

"Terdapat 4,4 juta merchant dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, 85% di antaranya adalah merchant UMKM sebanyak 3,8 juta merchant," ungkap Filianingsih.

Selain itu, dia menambahkan bahwa QRIS juga menawarkan beberapa keunggulan sebagai first mover transaksi digital. ( Baca juga:Kremlin: Tidak Ada Manfaatnya bagi Rusia Meracun Navalny )

"Penggunaan QRIS efisien, tanpa uang kembalian dan bebas biaya. Selain itu, penggunaan QRIS juga keren dan kekinian," ucap Filianingsih.

Dia juga menambahkan bahwa dengan QRIS, transaksi menjadi lebih cepat dan aman terlindungi karena diawasi oleh BI.

"Di masa pandemi Covid-19 ini, penggunaan QRIS juga higienis karena tidak memerlukan kontak fisik," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved