KEKSI 2024, Sektor Halal Jadi Penopang Ekonomi Syariah

Rabu, 05 Maret 2025 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Langkah Strategis 2025

Dalam proyeksi ke depan, optimalisasi kontribusi ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru akan diperkuat melalui sinergi multidimensi dengan pemangku kepentingan terkait.

Pada tahun fiskal 2025, Bank Indonesia akan mengimplementasikan kebijakan pro-pertumbuhan melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Strategi ini dioperasionalkan melalui tiga program utama.

Pertama, penguatan ekosistem produk halal pada sektor Halal Value Chain (HVC) unggulan, yang meliputi makanan-minuman halal, modest fashion, dan pariwisata ramah muslim, untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing.

Kedua, penguatan sektor keuangan syariah melalui pengembangan instrumen Sukuk Rupiah Bank Indonesia (SukBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI), serta peningkatan inklusivitas melalui integrasi keuangan sosial dan komersial untuk memperdalam pasar keuangan syariah.

Ketiga, peningkatan adopsi gaya hidup halal dan literasi ekonomi syariah melalui penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di tingkat regional dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di tingkat internasional, guna memperluas pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam ekonomi syariah.
(skr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved