Dompet Lesu, 12 Hal Ini Bakal Makin Sulit Dijangkau Kelas Menengah
Kamis, 06 Maret 2025 - 19:43 WIB
loading...
Kelas menengah yang terus menurun memunculkan kekhawatiran terkait daya tahan kelompok ini terhadap guncangan ekonomi. Pekerja saat jam pulang kantor berjalan di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Selasa (21/11/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Seiring dengan biaya hidup yang terus meningkat, banyak kelas menengah yang menghadapi tekanan keuangan yang semakin berat. Faktor-faktor seperti inflasi, meroketnya harga rumah, dan meningkatnya biaya perawatan kesehatan mengubah lanskap ekonomi, sehingga semakin sulit mempertahankan hidup nyaman.
Melansir dari StarInsider, ke depan biaya-biaya penting seperti pendidikan, perawatan anak, bahkan bahan makanan pokok mungkin menjadi tidak terjangkau oleh banyak kelas menengah.
Baca Juga: 3 Alasan Kelas Menengah Indonesia Rentan Jatuh Miskin
Berikut hal-hal yang sulit dijangkau kelas menengah dalam 5 tahun ke depan:
1. Biaya pendidikan tinggi
Seiring dengan meningkatnya biaya pendidikan, keluarga kelas menengah di di sejumlah negara, mungkin akan kesulitan membayar biaya kuliah. Meningkatnya permintaan akan pendidikan juga dapat meningkatkan biaya lebih lanjut.
2. Layanan streaming
Seiring dengan semakin banyaknya platform streaming, banyak keluarga kelas menengah yang mungkin kesulitan untuk membayar beberapa langganan, sehingga memaksa mereka untuk memilih pilihan hiburan yang sulit.
3. Kepemilikan rumah
Melonjaknya harga real estat dan naiknya suku bunga dapat membuat kepemilikan rumah tidak terjangkau oleh banyak keluarga kelas menengah, sehingga memaksa mereka untuk menyewa atau pindah ke daerah yang kurang diminati.
4. Perawatan kesehatan swasta
Meningkatnya biaya perawatan kesehatan, termasuk premi dan biaya yang dikeluarkan sendiri untuk perawatan kesehatan swasta, dapat membebani anggaran kelas menengah. Mengakses perawatan berkualitas dapat menjadi lebih sulit, sehingga membuat keluarga mengabaikan perawatan yang diperlukan.
Baca Juga: Rawan Miskin, Segini Penghasilan Rata-rata Kelas Menengah Indonesia
5. Pengasuhan anak
Meningkatnya biaya layanan penitipan anak, seperti penitipan anak, mungkin menjadi masalah besar bagi keluarga kelas menengah. Hal ini sering kali memaksa salah satu orang tua untuk tinggal di rumah atau mengorbankan kemajuan karier demi mengasuh anak-anak mereka.
6. Renovasi rumah
Meningkatnya biaya material dan tenaga kerja dapat membuat renovasi rumah menjadi tidak terjangkau bagi banyak keluarga kelas menengah, sehingga memaksa pemilik rumah untuk menunda perbaikan yang berdampak pada nilai properti dan kenyamanan.
7. Teknologi baru
Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, perangkat dan gadget yang lebih baru bisa menjadi semakin mahal. Banyak orang mungkin menunda peningkatan atau puas dengan model yang sudah ketinggalan zaman untuk menghemat uang.
8. Pengalaman budaya
Naiknya harga tiket konser, teater, dan museum dapat membatasi akses kelas menengah ke pengalaman budaya, sehingga mengorbankan kesempatan untuk memperkaya diri.
9. Traveling
Biaya perjalanan, termasuk penerbangan dan akomodasi, diperkirakan akan meningkat, sehingga membuat liburan menjadi tidak terjangkau bagi banyak keluarga kelas menengah.
10. Bersantap di luar
Inflasi dan kenaikan harga makanan dapat mengakibatkan berkurangnya kesempatan untuk makan di luar. Orang-orang mungkin memilih untuk memasak di rumah lebih sering untuk menghemat uang.
11. Beli Mobil
Meningkatnya harga kendaraan, bersamaan dengan meningkatnya biaya perawatan dan asuransi, dapat memaksa individu kelas menengah untuk mempertahankan mobil yang lebih tua lebih lama, sehingga membatasi pilihan transportasi yang dapat diandalkan.
12. Utang kartu kredit
Seiring dengan meningkatnya suku bunga dan biaya hidup, keluarga kelas menengah mungkin akan semakin bergantung pada kartu kredit, yang mengakibatkan utang menggunung dan semakin membebani kondisi keuangan mereka.
Melansir dari StarInsider, ke depan biaya-biaya penting seperti pendidikan, perawatan anak, bahkan bahan makanan pokok mungkin menjadi tidak terjangkau oleh banyak kelas menengah.
Baca Juga: 3 Alasan Kelas Menengah Indonesia Rentan Jatuh Miskin
Berikut hal-hal yang sulit dijangkau kelas menengah dalam 5 tahun ke depan:
1. Biaya pendidikan tinggi
Seiring dengan meningkatnya biaya pendidikan, keluarga kelas menengah di di sejumlah negara, mungkin akan kesulitan membayar biaya kuliah. Meningkatnya permintaan akan pendidikan juga dapat meningkatkan biaya lebih lanjut.
2. Layanan streaming
Seiring dengan semakin banyaknya platform streaming, banyak keluarga kelas menengah yang mungkin kesulitan untuk membayar beberapa langganan, sehingga memaksa mereka untuk memilih pilihan hiburan yang sulit.
3. Kepemilikan rumah
Melonjaknya harga real estat dan naiknya suku bunga dapat membuat kepemilikan rumah tidak terjangkau oleh banyak keluarga kelas menengah, sehingga memaksa mereka untuk menyewa atau pindah ke daerah yang kurang diminati.
4. Perawatan kesehatan swasta
Meningkatnya biaya perawatan kesehatan, termasuk premi dan biaya yang dikeluarkan sendiri untuk perawatan kesehatan swasta, dapat membebani anggaran kelas menengah. Mengakses perawatan berkualitas dapat menjadi lebih sulit, sehingga membuat keluarga mengabaikan perawatan yang diperlukan.
Baca Juga: Rawan Miskin, Segini Penghasilan Rata-rata Kelas Menengah Indonesia
5. Pengasuhan anak
Meningkatnya biaya layanan penitipan anak, seperti penitipan anak, mungkin menjadi masalah besar bagi keluarga kelas menengah. Hal ini sering kali memaksa salah satu orang tua untuk tinggal di rumah atau mengorbankan kemajuan karier demi mengasuh anak-anak mereka.
6. Renovasi rumah
Meningkatnya biaya material dan tenaga kerja dapat membuat renovasi rumah menjadi tidak terjangkau bagi banyak keluarga kelas menengah, sehingga memaksa pemilik rumah untuk menunda perbaikan yang berdampak pada nilai properti dan kenyamanan.
7. Teknologi baru
Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, perangkat dan gadget yang lebih baru bisa menjadi semakin mahal. Banyak orang mungkin menunda peningkatan atau puas dengan model yang sudah ketinggalan zaman untuk menghemat uang.
8. Pengalaman budaya
Naiknya harga tiket konser, teater, dan museum dapat membatasi akses kelas menengah ke pengalaman budaya, sehingga mengorbankan kesempatan untuk memperkaya diri.
9. Traveling
Biaya perjalanan, termasuk penerbangan dan akomodasi, diperkirakan akan meningkat, sehingga membuat liburan menjadi tidak terjangkau bagi banyak keluarga kelas menengah.
10. Bersantap di luar
Inflasi dan kenaikan harga makanan dapat mengakibatkan berkurangnya kesempatan untuk makan di luar. Orang-orang mungkin memilih untuk memasak di rumah lebih sering untuk menghemat uang.
11. Beli Mobil
Meningkatnya harga kendaraan, bersamaan dengan meningkatnya biaya perawatan dan asuransi, dapat memaksa individu kelas menengah untuk mempertahankan mobil yang lebih tua lebih lama, sehingga membatasi pilihan transportasi yang dapat diandalkan.
12. Utang kartu kredit
Seiring dengan meningkatnya suku bunga dan biaya hidup, keluarga kelas menengah mungkin akan semakin bergantung pada kartu kredit, yang mengakibatkan utang menggunung dan semakin membebani kondisi keuangan mereka.
(nng)
Lihat Juga :