Harga Gas Resmi Turun, Industri Keramik Siap Tingkatkan Ekspor
Rabu, 15 April 2020 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Edy berharap meningkatnya daya saing industri keramik akibat implementasi penurunan harga gas dapat membantu menekan angka impor produk-produk keramik dari China, India dan Vietnam.
Berdasarkan laporan Asaki, selama kurun waktu Januari-Februari 2020 secara mengejutkan impor keramik meningkat 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tidak hanya itu, Asaki juga akan memanfaatkan momentum penurunan harga gas tersebut untuk lebih agresif menembus pasar ekspor Asean, Australia dan negara-negara di Asia Timur disamping tujuan ekspor utama Malaysia, Filipina, Thailand, Korsel dan Taiwan.
Disamping itu, pihaknya juga berharap industri keramik dalm waktu beberapa tahun ke depan normalisasi utilisasi kapasitas nasional bisa kembali ke angka 93-95% seperti pada tahun 2012-2013 lalu.
“Selain normalisasi utilasi kapasitas produksi Asaki juga siap melakukan ekspansi kapasitas baru yang tentunya akan menyerap tenaga kerja baru,” ujarnya.
Berdasarkan laporan Asaki, selama kurun waktu Januari-Februari 2020 secara mengejutkan impor keramik meningkat 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tidak hanya itu, Asaki juga akan memanfaatkan momentum penurunan harga gas tersebut untuk lebih agresif menembus pasar ekspor Asean, Australia dan negara-negara di Asia Timur disamping tujuan ekspor utama Malaysia, Filipina, Thailand, Korsel dan Taiwan.
Disamping itu, pihaknya juga berharap industri keramik dalm waktu beberapa tahun ke depan normalisasi utilisasi kapasitas nasional bisa kembali ke angka 93-95% seperti pada tahun 2012-2013 lalu.
“Selain normalisasi utilasi kapasitas produksi Asaki juga siap melakukan ekspansi kapasitas baru yang tentunya akan menyerap tenaga kerja baru,” ujarnya.
Lihat Juga :