PLN IP Targetkan Penambahan Daya Listrik 2.000 MW di 2025
Jum'at, 14 Maret 2025 - 16:16 WIB
loading...
PLN IP menargetkan penambahan daya listrik sebesar 2.000 megawatt di 2025. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PLN Indonesia Power (PLN IP) menargetkan penambahan daya listrik sebesar 2.000 megawatt (MW) di 2025 seiring beroperasinya sejumlah pembangkit. Tahun lalu, PLN IP berhasil menambah daya listrik sebesar 949 MW.
"Bertambahnya daya listrik yang dihasilkan pembangkit PLN IP ini untuk mendorong perekonomian dan kemandirian energi," ujar Direktur Utama PLN IP Edwin Nugraha Putra dalam pernyataannya, dikutip pada Jumat (14/3/2025).
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Ramadan, PLN IP Siaga Pasokan Listrik Lebih 19,5 GW
Dia merinci, tambahan daya listrik sebesar 949 MW berasal dari sejumlah pembangkit yang beroperasi pada 2024, yaitu BMPP Nusantara 1 Ambon berkapasitas 60 MW, PLTGU Tambak Lorok Blok 3 berkapasitas 779 MW dan PLTA Jatigede 110 MW yang dikelola oleh PLN IP. Sementara, tahun ini akan ada beberapa tambahan pembangkit baru yang kini telah berada di tahap sinkronisasi yaitu PLTU Jawa 9 dan 10 2x1000 MW dan BMPP Nusantara 2 Kolaka 60 MW.
"PLN IP berkomitmen berupaya optimal dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik di Indonesia yang terus meningkat, seiring dengan meningkatnya penggunaan peralatan yang sumber energinya berasal dari listrik," tutur Edwin.
"Bertambahnya daya listrik yang dihasilkan pembangkit PLN IP ini untuk mendorong perekonomian dan kemandirian energi," ujar Direktur Utama PLN IP Edwin Nugraha Putra dalam pernyataannya, dikutip pada Jumat (14/3/2025).
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Ramadan, PLN IP Siaga Pasokan Listrik Lebih 19,5 GW
Dia merinci, tambahan daya listrik sebesar 949 MW berasal dari sejumlah pembangkit yang beroperasi pada 2024, yaitu BMPP Nusantara 1 Ambon berkapasitas 60 MW, PLTGU Tambak Lorok Blok 3 berkapasitas 779 MW dan PLTA Jatigede 110 MW yang dikelola oleh PLN IP. Sementara, tahun ini akan ada beberapa tambahan pembangkit baru yang kini telah berada di tahap sinkronisasi yaitu PLTU Jawa 9 dan 10 2x1000 MW dan BMPP Nusantara 2 Kolaka 60 MW.
"PLN IP berkomitmen berupaya optimal dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik di Indonesia yang terus meningkat, seiring dengan meningkatnya penggunaan peralatan yang sumber energinya berasal dari listrik," tutur Edwin.
Lihat Juga :