UMKM Jangan Dipandang Sebelah Mata, Menteri Maman Minta Ganti Kata Pelaku jadi Pengusaha

Senin, 17 Maret 2025 - 14:54 WIB
loading...
UMKM Jangan Dipandang...
Menurut Menteri Maman, penyebutan Pelaku bagi pegiat UMKM harus diubah menjadi Pengusaha karena kontribusinya yang sangat besar bagi ekonomi nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurahman menegaskan, agar UMKM jangan dipandang sebelah mata. Menurutnya, penyebutan "Pelaku" bagi pegiat UMKM harus diubah menjadi "Pengusaha" karena kontribusinya yang sangat besar bagi ekonomi nasional.

"Mulai hari ini saya menghimbau jangan lagi panggil beliau-beliau ini dengan sebutan pelaku UMKM. Soalnya saya belum pernah ketemu kata pelaku dipadankan dengan hal-hal yang positif. Pelaku pencurian, pelaku pembunuhan," kata Menteri UMKM , Maman dalam diskusi panel bertajuk 'Pahlawan Ekonomi Bangsa: Kekuatan UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%', Senin (17/3/2025).

"Jadi mulai hari ini saya ingin mengajak semuanya menyebut semua pegiat UMKM dengan kata pengusaha UMKM . Empat tahun yang lalu mereka ini pahlawan ekonomi negara. Pada saat Indonesia diluluh lantakan Covid-19, beliau-beliau ini yang menjaga ekonomi dan sebagai backbone ekonomi negara," lanjutnya.

Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo: Dibutuhkan Kolaborasi agar UMKM Naik Kelas

Maman juga menekankan pentingnya merubah pola pikir dalam membangun sektor UMKM di Indonesia. Ia mengibaratkan UMKM seperti semut yang tersebar di seluruh negeri harus diakomodir dengan pendekatan yang berbeda, yakni dengan menciptakan daya tarik agar UMKM datang kepada pemerintah dan lembaga terkait.

"Kita harus menciptakan gula. Salah satunya adalah dengan menghadirkan program-program yang menarik, seperti yang dilakukan Sampurna. Keberadaan pemerintah di sini adalah mempertajam dan mempermanis gula tersebut agar pengusaha UMKM datang dan membentuk klasterisasi," jelasnya.

Salah satu langkah konkret yang tengah diupayakan adalah digitalisasi UMKM melalui program Sapa UMKM. Maman mengibaratkan dirinya sebagai dokter yang harus memahami riwayat kesehatan pasiennya sebelum memberikan diagnosis dan solusi.

"Hari ini, meski kita sudah mencapai banyak kemajuan, kita masih menghadapi tantangan besar, yaitu belum adanya sistem pendataan yang terintegrasi secara nasional. Hampir seluruh institusi, baik swasta maupun BUMN, telah berkontribusi luar biasa. Namun, tanpa integrasi dan sentralisasi data, kita belum bisa mendiagnosis secara akurat masalah yang dihadapi UMKM," paparnya.

Sebagai solusi, pihaknya tengah mengembangkan Super App Sapa UMKM, sebuah platform digital yang akan mengintegrasikan seluruh data dan mitra terkait UMKM. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pengusaha UMKM dapat lebih mudah mendapatkan akses pasar dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

"Setelah data terintegrasi, langkah berikutnya adalah memastikan akses ke pasar. Ini yang terpenting," tegas Maman.

Baca Juga: Menteri Maman saat MNC Forum ke-78: UMKM Jangan Cuma Diberi CSR, Butuh Diajak Bermitra

Dengan berbagai langkah strategis ini, Maman optimistis UMKM di Indonesia dapat berkembang lebih pesat dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Rekomendasi
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Anwar Usman Paman Gibran...
Anwar Usman Paman Gibran Minta Tetap Jadi Ketua MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved