Tolak Kripto jadi Alat Pembayaran, Bos Bank Sentral Rusia: Sangat Fluktuatif

Kamis, 27 Maret 2025 - 19:23 WIB
loading...
Tolak Kripto jadi Alat...
Kepala bank sentral Rusia, Elvira Nabiullina menolak cryptocurrency jadi alat pembayaran dan meminta agar kripto dilarang di negara tersebut. Foto/Dok RT
A A A
JAKARTA - Kepala bank sentral Rusia , Elvira Nabiullina menolak cryptocurrency jadi alat pembayaran dan meminta agar kripto dilarang di negara tersebut. Diketahui saat ini Rusia mengizinkan penambangan cryptocurrency dan sebagai alat transaksi perdagangan luar negeri secara eksperimental.

Berbicara pada konferensi pers, Nabiullina menyatakan, bahwa cryptocurrency masih merupakan "instrumen (keuangan) yang sangat fluktuatif yang sering digunakan untuk operasi terselubung," ungkapnya.

Baca Juga: Rusia Timbang Risiko Kripto Jadi Alat Pembayaran Internasional

Nabiullina juga menegaskan, seharusnya mata uang kripto tidak diizinkan untuk berfungsi sebagai alat pembayaran. Sementara itu pada tahun lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyinggung aturan soal cryptocurrency dan aset digital.

Putin menyebutnya sebagai area yang menjanjikan, dan mendesak agar terciptanya kondisi untuk sirkulasi aset digital, baik di dalam negeri maupun dengan mitra asing.

Pada Agustus 2024, Nabiullina mengatakan, Bank of Russia akan melakukan pembayaran kripto lintas batas pertama pada akhir tahun itu sebagai bagian dari uji coba. Ia juga mengungkapkan, bahwa setiap transaksi kripto di luar rezim hukum khusus ini harus dilarang dan mereka yang ditemukan melanggar peraturan harus mendapatkan hukum.

Namun, Ia mendukung agar diberikan perizinan mengenai cryptocurrency yang berfungsi sebagai alat investasi bagi investor tertentu dengan beberapa syarat. Investasi ini akan dikaitkan dengan risiko yang tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Uni Eropa Bekukan Aset...
Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Rekomendasi
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved