Ambisi Uni Eropa Mengurangi Ketergantungan Mineral Penting asal China

Kamis, 27 Maret 2025 - 20:39 WIB
loading...
A A A
"Tidak ada dekarbonisasi yang mungkin tanpa galium untuk membangun panel surya, tanpa tembaga untuk mengangkut listrik. Tidak ada industri pertahanan tanpa elemen tanah jarang yang digunakan dalam komposisi radar kami, sonar kami, sistem penargetan kami," kata Sejourne.

Bahan-bahan tersebut juga penting untuk amunisi karena Uni Eropa berusaha meningkatkan pengeluaran pertahanan.

Rencana UE terdiri dari berbagai elemen: mengekstraksi, memproses, dan mendaur ulang lebih banyak bahan baku di Eropa; mendiversifikasi pemasok luar negeri; pembelian bersama untuk mengurangi biaya; dan membangun stok strategis.

Pembiayaan hingga dua miliar euro (USD2,1 miliar) akan tersedia dalam bentuk pinjaman, jaminan dan hibah, seperti diungkapkan oleh Sejourne.

Izin harus diberikan dalam waktu 27 bulan untuk proyek ekstraksi dan 15 bulan untuk proyek pemrosesan atau daur ulang, kata komisi. Baca Juga: AS Putus Ketergantungan Mineral Kritis dari China, Trump Pakai Kekuatan Darurat

UE menerima 170 aplikasi proyek, 49 di antaranya berada di luar UE, termasuk di Greenland dan Ukraina. Proyek lebih lanjut di luar Uni Eropa akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved