Moskow-Washington Kian Mesra, AS Siap Hubungkan Kembali Rusia ke SWIFT

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Gelar Buka Puasa Gedung Putih, Trump Janjikan Perdamaian saat Gaza Dibom dengan Senjata AS

AS dan Rusia sepakat untuk menghidupkan kembali kesepakatan Laut Hitam yang sudah tidak berlaku lagi setelah 12 jam pembicaraan di Arab Saudi pada hari Senin. Presiden Donald Trump mengonfirmasi pada hari Selasa bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan untuk mencabut beberapa sanksi terhadap Moskow. "Ada sekitar lima atau enam syarat. Kami sedang mempertimbangkan semuanya," katanya.

Sistem SWIFT yang berbasis di Brussels didirikan berdasarkan hukum Belgia dan harus mematuhi peraturan dan pembatasan UE. Juru bicara Komisi Eropa Anitta Hipper menyatakan pada hari Rabu bahwa blok tersebut tidak akan mengubah atau mencabut sanksinya sampai Rusia "tanpa syarat" menarik semua pasukan dari "seluruh wilayah Ukraina."

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan minggu lalu bahwa sanksi Barat bukanlah tindakan sementara, tetapi alat jangka panjang yang digunakan untuk memberikan tekanan strategis terhadap Moskow, dan bahwa para pesaing Rusia akan selalu mencari cara untuk melemahkan negara tersebut.

Menurut Putin, total 28.595 sanksi telah dijatuhkan kepada individu dan entitas Rusia dalam beberapa tahun terakhir – lebih banyak dari jumlah total yang dijatuhkan kepada semua negara lain jika digabungkan – yang hanya memperkuat ekonomi nasional dengan mendorong kemandirian.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Rekomendasi
Liuzhou dan Wuling,...
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved