Manajer Perempuan di Nestle Meningkat, Ciptakan Lingkungan Kerja yang Inklusif

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:37 WIB
loading...
Manajer Perempuan di...
Peran pekerja perempuan di perusahaan Nestle terus meningkat. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peran pekerja perempuan di perusahaan Nestle terus meningkat. Tercatat hingga saat ini sekitar 44% posisi manajerial di Nestle Indonesia diduduki oleh perempuan.

Presiden Direktur Nestle Indonesia, Samer Chedid, mengatakan bahwa hal ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menciptakan peluang yang setara bagi semua talenta. Di mana keberagaman di hadirkan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif sehingga setiap talenta dapat memaksimalkan potensi terbaiknya.

"Di Nestle Indonesia, kami mendukung dan merayakan peran perempuan setiap hari, bukan hanya di momen spesial seperti hari ini, tetapi pada keseluruhan dari nilai-nilai kami," kata Samer, dikutip Minggu (30/3/2025).

Baca Juga: Nestle Indonesia Hadirkan Produk dengan Kemasan Guna Ulang, Ajak Masyarakat Lebih Cinta Bumi

"Kami 100% pro dan berkomitmen penuh untuk mendukung talenta lokal, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, serta berkontribusi bagi pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia,” lanjutnya.

Hal senada diungkap Fahrul Irvanto, Direktur Human Resources Nestle Indonesia. Menurutnya, keberagaman adalah keniscayaan dan inklusivitas adalah pilihan.

Fahrul menyampaikan bahwa untuk memastikan hal ini berkelanjutan, maka ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu kebijakan, fasilitas, dan aktivitas di tempat kerja.

"Kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta pemangku kepentingan terkait lainnya untuk memperkuat inisiatif ini," ujar Fahrul.

"Dengan begitu, kami dapat turut serta memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perempuan di Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Perekonomian, Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dan Pemerintah Daerah Wilayah I Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Eni Widayanti mengatakan, berdasarkan data Indeks Pembangunan Gender KemenPPPA, aspek ekonomi pada perempuan dan laki-laki masih mengalami kesenjangan.

Eni memaparkan dalam 10 tahun terakhir kesenjangan tingkat partisipasi angkatan kerja antara perempuan dengan laki-laki adalah sekitar 30%, di mana perempuan 50% sedangkan laki-laki 80%.

Baca Juga: Terapkan Budaya Kerja Inklusif, BRI Raih Penghargaan Anugerah Avirama Nawasena dari SBM ITB

Padahal, partisipasi perempuan di dunia kerja merupakan salah satu kesempatan untuk memberdayakan perempuan dan meningkatkan tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan. "Nestle Indonesia memberikan contoh yang sangat baik dalam hal pemberdayaan dan perlindungan perempuan," ungkap Eni.

"Kami berharap Nestle terus mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan perempuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang eksponensial," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Pemerintah Bakal Umumkan...
Pemerintah Bakal Umumkan Aturan Outsourcing Hari Ini, KSPSI Spill Apa Isinya
Di Balik Progres Percepatan...
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat, Ada Dedikasi dan Komitmen Para Pekerja
MNC Insurance Business...
MNC Insurance Business Group Gelar SPARK 2026: Dorong Perempuan Membangun Karier yang Kuat
DBS Foundation–Mercy...
DBS Foundation–Mercy Corps Gandeng Aisyiyah Perkuat UMKM Perempuan
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Rekomendasi
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved