Pemimpin ASEAN Bersatu Respons Tarif Impor Terbaru AS

Minggu, 06 April 2025 - 20:43 WIB
loading...
Pemimpin ASEAN Bersatu...
PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim bersama dengan Presiden Prabowo Subianto dan beberapa pimpinan ASEAN lain melakukan percakapan telepon untuk membahas respons kolektif terhadap tarif impor terbaru AS. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama dengan para pimpinan ASEAN lain, melakukan percakapan telepon untuk membahas respons kolektif terhadap tarif impor terbaru Amerika Serikat (AS). Para pemimpin beberapa negara ASEAN, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Singapura bertukar pandangan terhadap masalah tarif timbal balik AS .

Sebagai Ketua ASEAN, Malaysia tetap berkomitmen untuk memupuk konsensus di antara negara-negara anggota dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan dalam semua negosiasi perdagangan, termasuk dalam kerangka dialog ASEAN-AS.

Baca Juga: Indonesia Tak Akan Balas Tarif Impor Baru AS, Menko Airlangga Pilih Jalur Diplomasi

"Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN yang akan datang, yakni pada minggu depan akan melanjutkan pertimbangan tentang masalah ini dan mencari solusi terbaik untuk semua negara anggota," tulis PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim seperti dikutip dari laman linkedin.

Indonesia Gerap Cepat

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memilih untuk segera komunikasi dan mendatangi Malaysia yang saat ini bertindak selaku Keketuaan ASEAN 2025 dalam merespons kebijakan Tarif Resiprokal Presiden AS, Donald Trump.

Airlangga bergerak cepat membangun komunikasi dengan negara-negara ASEAN yang sama-sama terkena tarif resiprokal sebagaimana diumumkan Trump pada 2 April 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved