Efek Tarif Trump, Harga Minyak Merosot ke USD65 Pertama Kalinya Sejak 2021

Senin, 07 April 2025 - 08:21 WIB
loading...
Efek Tarif Trump, Harga...
Seorang pekerja industri minyak dan gas berjalan saat mengoperasikan anjungan pengeboran di ladang Zhetybay di wilayah Mangystau, Kazakhstan, 13 November 2023. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Harga minyak jatuh menjadi USD65 per barel akhir pekan lalu. Penurunan ini disebabkan oleh tarif impor Amerika Serikat (AS) dan kenaikan pasokan dari OPEC+ yang tidak terduga, yang mengurangi harga patokan global sebesar USD10 per barel.

Harga minyak sempat menguat pada awal minggu lalu ketika Presiden AS, Donald Trump, memberlakukan tarif terhadap negara-negara yang membeli minyak mentah dari Venezuela. Namun, harga minyak berbalik arah pada Jumat, dengan harga Brent turun ke USD65, yang merupakan level terendah sejak 2021.

Menurut oilprice.com, gabungan efek dari tarif impor Trump, keputusan OPEC+ yang dianggap tidak tepat dalam mempercepat pengurangan produksi, serta tindakan pembalasan dari China, telah menghapus USD 10 per barel dari harga minyak global.

Harga ICE Brent turun di bawah USD65 per barel untuk pertama kalinya sejak Agustus 2021. Selain itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun USD4,96, atau 7,4 persen dan berakhir USD61,99.

"Melihat kemunduran yang hampir tidak berubah dibandingkan dengan awal minggu dapat diasumsikan bahwa tarif AS menjadi faktor penentu perubahan harga. Namun demikian, minggu ini tidak akan tercatat sebagai minggu yang baik dalam sejarah pasar minyak," tulis oilprice.com.

Baca Juga: Ekonom Ingatkan Kebijakan Tarif Picu Bencana Ekonomi Global Seabad yang Lalu

Tarif pembalasan China terhadap barang-barang AS telah memperburuk perang dagang, yang membuat investor memperkirakan kemungkinan resesi yang lebih tinggi. China sebagai importir minyak terbesar di dunia, mengumumkan akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 34% untuk semua barang dari AS mulai 10 April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Rekomendasi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
Berita Terkini
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved