Dihantui Tarif 'Horor' Trump, Simak Prediksi IHSG Hari Ini

Selasa, 08 April 2025 - 08:28 WIB
loading...
Dihantui Tarif Horor...
Kebijakan tarif impor yang diumumkan Presiden AS Donald Trump menimbulkan sejumlah kekhawatiran di kalangan pelaku pasar. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kebijakan tarif impor yang diumumkan Presiden AS Donald Trump menimbulkan sejumlah kekhawatiran di kalangan pelaku pasar. Salah satunya, para pelaku pasar khawatir kebijakan tersebut akan membuat pasar ambruk begitu perdagangan dibuka Selasa (8/4), bahkan terjadi trading halt.

Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, perilaku para pelaku pasar menentukan naik turunnya harga saham dan kondisi pasar saat ini.

"Jangan over panics dengan kondisi ini. Naik turunnya market karena persepsi para pelaku pasar dalam menilai sentimen yang ada di depan matanya," kata Reza dalam keterangannya, dikutip Selasa (8/4).

Baca Juga: IHSG Ambrol 11,46% di Pencarian Google Hari Ini, BEI Buka Suara

Reza menyebut, penurunan indeks tampaknya justru diharapkan oleh sebagian pelaku pasar. Hal itu dimaksudkan agar harga saham-saham menjadi lebih murah dan bisa memungkinkan untuk pembelian lebih banyak.

"Di tengah kondisi kusut seperti ini kenapa banyak yang berharap terjadinya ARB dan trading halt alih-alih memberikan harapan dan optimisme ke para pelaku pasar? Atau memang ada oknum pelaku pasar yang benar-benar berharap terjadinya ARB sehingga bisa 'serok' lebih rendah lagi," ujar Reza.

Sementara, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik mengimbau kepada kalangan investor pasar modal dan juga masyarakat umum untuk tetap tenang dan tidak panik seiring dengan mulai diterapkannya tarif impor baru secara resiprokal oleh Amerika Serikat sejak 2 April 2025 lalu.

Jeffrey menjelaskan, berdasarkan data pelemahan yang terjadi, tekanan diklaim tidak terjadi secara signifikan di wilayah regional Asia, dan justru lebih membawa dampak pada negara-negara di Benua Eropa dan Amerika.

"Investor kami harapkan agar tetap tenang, tidak panik. Lakukan analisis secara cermat dan senantiasa mengambil keputusan investasi secara rasional," ujar Jeffrey.

Baca Juga: AS dan China Saling Serang, Trump Ancam Gebuk Tarif Tambahan 50%

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan, Selasa (8/4). Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan, IHSG diperkirakan dapat melanjutkan tren kenaikannya di wave [a] dan berpotensi mencapai 6.600-6.660 jika berhasil menembus resisten di level 6.557.

"Peluang pembalikan tren jangka menengah akan semakin besar jika IHSG berhasil melewati resisten fraktal pada chart harian yaitu di 6.707," kata Ivan dalam risetnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved