Miliarder Amerika Ramai-ramai Kecam Tarif Trump, Siapa Saja?
Rabu, 09 April 2025 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak mengerti rumusnya," kata Langone, yang juga mendesak pendekatan yang lebih terukur, seperti tarif 10% secara menyeluruh dengan keringanan yang dinegosiasikan berdasarkan kasus per kasus.
Dia menambahkan, berharap Trump pada akhirnya melanjutkan pembicaraan dengan mitra dagang AS karena "saat ini, apa yang ditakuti semua orang adalah perang tarif."
Selanjutnya ada investor Hedge fund, Stanley Druckenmiller, mentor dekat Menteri Keuangan Scott Bessent, memposting pernyataan singkat di X pada hari Minggu: "Saya tidak mendukung tarif melebihi 10%."
Miliarder Bill Ackman yang juga investor kawakan menyebut tarif itu sebagai "perang nuklir ekonomi" dalam sebuah postingan di X. Dia menyerukan, agar tarif tetap 10% masih boleh berlaku untuk "hak istimewa" akses ke pasar AS, tetapi menyarankan agar menghentikan bea timbal balik selama 90 hari untuk memungkinkan adanya negosiasi.
Perhitungan ekonomi yang menjadi landasan kebijakan tarif Trump dikecam Bill Ackman, menurutnya sebagai hasil dari penasihat ekonomi yang dia sebut tidak kompeten. "Ekonomi global sedang turun karena matematika yang buruk," tulisnya.
Bahkan orang terkaya sejagat, Elon Musk ikut melayangkan kritik meskipun berada dalam lingkaran pemerintah Trump saat ini sebagai kepala efisiensi. Dia memposting serangkaian komentar di media sosial yang menargetkan kritiknya terhadap penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro sebagai arsitek utama rencana tarif.
Dia menambahkan, berharap Trump pada akhirnya melanjutkan pembicaraan dengan mitra dagang AS karena "saat ini, apa yang ditakuti semua orang adalah perang tarif."
Selanjutnya ada investor Hedge fund, Stanley Druckenmiller, mentor dekat Menteri Keuangan Scott Bessent, memposting pernyataan singkat di X pada hari Minggu: "Saya tidak mendukung tarif melebihi 10%."
Miliarder Bill Ackman yang juga investor kawakan menyebut tarif itu sebagai "perang nuklir ekonomi" dalam sebuah postingan di X. Dia menyerukan, agar tarif tetap 10% masih boleh berlaku untuk "hak istimewa" akses ke pasar AS, tetapi menyarankan agar menghentikan bea timbal balik selama 90 hari untuk memungkinkan adanya negosiasi.
Perhitungan ekonomi yang menjadi landasan kebijakan tarif Trump dikecam Bill Ackman, menurutnya sebagai hasil dari penasihat ekonomi yang dia sebut tidak kompeten. "Ekonomi global sedang turun karena matematika yang buruk," tulisnya.
Bahkan orang terkaya sejagat, Elon Musk ikut melayangkan kritik meskipun berada dalam lingkaran pemerintah Trump saat ini sebagai kepala efisiensi. Dia memposting serangkaian komentar di media sosial yang menargetkan kritiknya terhadap penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro sebagai arsitek utama rencana tarif.
Lihat Juga :