Balas Amukan Trump, China Gebuk AS dengan Tarif 84%

Kamis, 10 April 2025 - 07:23 WIB
loading...
A A A
Trump kemudian mengenakan tarif tambahan 50% untuk barang-barang dari China, dan mengatakan bahwa negosiasi dengan mereka telah dihentikan termasuk menambahkan 11 perusahaan Amerika ke dalam daftar entitas yang tidak dapat diandalkan dan melarang perusahaan-perusahaan China menjual barang-barang kepada mereka.

Di antara perusahaan-perusahaan tersebut adalah American Photonics dan SYNEXXUS, yang keduanya bekerja sama dengan militer Amerika. Sejauh ini, China belum terlihat tertarik untuk melakukan tawar-menawar.

"Jika AS benar-benar ingin menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi, mereka harus mengadopsi sikap kesetaraan, rasa hormat dan saling menguntungkan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lin Jian pada hari Rabu.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa AS belum memenuhi janji-janji yang dibuatnya dalam kesepakatan perdagangan fase 1 yang disepakati selama masa jabatan pertama Trump. Sebagai contoh, Undang-Undang AS yang akan melarang TikTok kecuali jika dijual oleh perusahaan induk di China melanggar janji bahwa tidak akan menekan pihak lain untuk mentransfer teknologi kepada individu-individu mereka.

Baca Juga: Perang Dagang dengan AS, China Bakal Lawan Sampai Titik Darah Penghabisan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Rekomendasi
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved