10 Negara dengan Jumlah Miliarder Terbanyak di 2025, AS Masih Jadi Jawaranya
Kamis, 10 April 2025 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Di antara pendatang baru dalam daftar miliarder Forbes, Vikram Punia kelahiran India, pendiri perusahaan farmasi Pharmasyntez, menjadi yang terkaya, dimana Ia memulai debutnya dengan kekayaan USD2,1 miliar. Ada juga Lyudmila Kogan (USD1,3 miliar), janda bankir Vladimir Kogan dan pewaris saham mayoritas di Uralsib Bank.
Lalu saudara kembar Alexander dan Viktor Linnik, dengan masing-masing memiliki harta USD1,3 miliar, pendiri produsen daging Miratorg; dan Boris Nuraliev, pendiri perusahaan perangkat lunak 1C (USD1,3 miliar). Rusia menempati peringkat kelima secara global, untuk negara yang mencetak miliarder baru.
Total kekayaan bersih: USD793 miliar (vs. USD644 miliar)
Orang terkaya: Dieter Schwarz, memiliki harta kekayaan USD41 miliar
Kemudian ada Jerman, yang memiliki miliarder terbanyak di posisi keempat, dengan 171 warganya masuk daftar tahun ini (naik dari 132 orang miliarder tahun lalu). Secara keseluruhan, mereka bernilai USD793 miliar, atau sekitar USD150 miliar lebih banyak dari tahun 2024, dipimpin oleh maestro supermarket Dieter Schwarz (USD41 miliar), yang menyalip taipan pelayaran Klaus-Michael Kuehne (USD39,6 miliar) sebagai orang terkaya di Jerman.
Total kekayaan bersih: USD941 miliar (vs. USD954 miliar)
Orang terkaya: Mukesh Ambani, USD92,5 miliar
Negara terpadat di dunia, India masih menempati peringkat ketiga, dengan 205 miliarder (naik dari 200 miliarder di tahun lalu). Harta gabungan miliarder India menyentuh angka USD941 miliar, atau sedikit menyusut bila dibandingkan tahun lalu USD954 miliar.
Penyebabnya adalah karena dua orang terkaya di negara itu, Mukesh Ambani (USD92,5 miliar) dan Gautam Adani (USD56,3 miliar), keduanya melihat kekayaan mereka turun lebih dari USD20 miliar, imbas kejatuhan saham.
Total kekayaan bersih: USD1.7 triliun (vs. USD1.3 triliun)
Orang terkaya: Zhang Yiming, USD65,5 miliar
Jumlah miliarder China tertinggi kedua untuk sekali lagi, dengan 450 orag super kaya berada dalam daftar tahun ini, yang bernilai USD1,7 triliun jika digabungkan. Angka tersebut naik dari 406 miliarder China tahun lalu—tetapi masih kurang dari rekor 495 yang masuk dalam daftar di 2023 dengan kekayaan bersih gabungan USD1,7 triliun, sebelum jatuhnya pasar properti dan kekalahan pasar saham menghapus hampir USD400 miliar kekayaan miliarder China.
Terlepas dari upaya pemerintah AS untuk memaksa penjualan TikTok kepada pemilik Amerika, Zhang Yiming, yang ikut mendirikan perusahaan induk aplikasi media sosial ByteDance, menyalip raja air kemasan Zhong Shanshan (USD57,7 miliar) untuk menjadi orang terkaya di China pada bulan Maret. Hal itu setelah ByteDance membeli kembali saham dengan valuasi USD312 miliar, untuk meningkatkan kekayaan Zhang menjadi sekitar USD65,5 miliar.
Total kekayaan bersih: USD6.8 triliun (vs. USD5.7 triliun)
Orang terkaya: Elon Musk, USD342 miliar
Lalu saudara kembar Alexander dan Viktor Linnik, dengan masing-masing memiliki harta USD1,3 miliar, pendiri produsen daging Miratorg; dan Boris Nuraliev, pendiri perusahaan perangkat lunak 1C (USD1,3 miliar). Rusia menempati peringkat kelima secara global, untuk negara yang mencetak miliarder baru.
4. Jerman
Total miliarder: 171 (vs. 132 tahun lalu)Total kekayaan bersih: USD793 miliar (vs. USD644 miliar)
Orang terkaya: Dieter Schwarz, memiliki harta kekayaan USD41 miliar
Kemudian ada Jerman, yang memiliki miliarder terbanyak di posisi keempat, dengan 171 warganya masuk daftar tahun ini (naik dari 132 orang miliarder tahun lalu). Secara keseluruhan, mereka bernilai USD793 miliar, atau sekitar USD150 miliar lebih banyak dari tahun 2024, dipimpin oleh maestro supermarket Dieter Schwarz (USD41 miliar), yang menyalip taipan pelayaran Klaus-Michael Kuehne (USD39,6 miliar) sebagai orang terkaya di Jerman.
3. India
Total miliarder: 205 (vs. 200 tahun lalu)Total kekayaan bersih: USD941 miliar (vs. USD954 miliar)
Orang terkaya: Mukesh Ambani, USD92,5 miliar
Negara terpadat di dunia, India masih menempati peringkat ketiga, dengan 205 miliarder (naik dari 200 miliarder di tahun lalu). Harta gabungan miliarder India menyentuh angka USD941 miliar, atau sedikit menyusut bila dibandingkan tahun lalu USD954 miliar.
Penyebabnya adalah karena dua orang terkaya di negara itu, Mukesh Ambani (USD92,5 miliar) dan Gautam Adani (USD56,3 miliar), keduanya melihat kekayaan mereka turun lebih dari USD20 miliar, imbas kejatuhan saham.
2. China
Total miliarder: 450 (vs. 406 tahun lalu)Total kekayaan bersih: USD1.7 triliun (vs. USD1.3 triliun)
Orang terkaya: Zhang Yiming, USD65,5 miliar
Jumlah miliarder China tertinggi kedua untuk sekali lagi, dengan 450 orag super kaya berada dalam daftar tahun ini, yang bernilai USD1,7 triliun jika digabungkan. Angka tersebut naik dari 406 miliarder China tahun lalu—tetapi masih kurang dari rekor 495 yang masuk dalam daftar di 2023 dengan kekayaan bersih gabungan USD1,7 triliun, sebelum jatuhnya pasar properti dan kekalahan pasar saham menghapus hampir USD400 miliar kekayaan miliarder China.
Terlepas dari upaya pemerintah AS untuk memaksa penjualan TikTok kepada pemilik Amerika, Zhang Yiming, yang ikut mendirikan perusahaan induk aplikasi media sosial ByteDance, menyalip raja air kemasan Zhong Shanshan (USD57,7 miliar) untuk menjadi orang terkaya di China pada bulan Maret. Hal itu setelah ByteDance membeli kembali saham dengan valuasi USD312 miliar, untuk meningkatkan kekayaan Zhang menjadi sekitar USD65,5 miliar.
1. Amerika Serikat
Total miliarder: 902 (vs. 813 tahun lalu)Total kekayaan bersih: USD6.8 triliun (vs. USD5.7 triliun)
Orang terkaya: Elon Musk, USD342 miliar
Lihat Juga :