Hadapi Tarif Trump, Mereka yang Melawan dan yang Memilih Negosiasi

Kamis, 10 April 2025 - 16:09 WIB
loading...
A A A
Tarif tersebut akan diterapkan pada tanggal 15 April dan dapat ditangguhkan jika kedua badan pemerintahan mencapai kesepakatan.

3. Kanada
Negara yang bersebelahan dengan AS ini juga tak sudi menerima begitu saja sikap tetangganya, dan berfokus pada tarif otomotif, menerapkan pajak impor sebesar 25% atas kendaraan buatan Amerika. Tarif ini, seperti tarif AS, tidak termasuk mobil USMCA. 3

"Kami menanggapi hari ini dengan, dan kami menanggapinya dengan, tarif balasan yang dikalibrasi dan ditargetkan dengan hati-hati," Perdana Menteri Kanada Mark Carney dilaporkan mengatakan selama konferensi pers.

Kanada termasuk dalam negara-negara dengan tarif dasar 10% di bawah jeda yang diumumkan Rabu oleh Trump, kata Bessent, tetapi tidak segera jelas apa artinya itu bagi tarif yang diumumkan sebelumnya pada negara yang tidak termasuk dalam kerangka "timbal balik".

Sementara itu, sebagian besar negara yang menjadi sasaran tarif Trump memilih untuk bernegosiasi dengan Amerika agar tidak sampai kehilangan pasarnya.Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, sekira 70 negara telah menyerukan untuk merundingkan kesepakatan perdagangan pada awal minggu.

Sementara itu, Trump juga telah memposting di media sosialnya bahwa ia telah bertemu atau melakukan panggilan telepon dengan beberapa negara terkait hal itu. Bahkan, Trump dengan kasar sesumbar bahwa banyak negaraingin"mencium pantatnya" untuk membuat kesepakatan setelah ia melepaskan perang tarif yang telah menjungkirbalikkan perdagangan global.

Berikut ini adalah beberapa negara yang memilih bernegosiasi dengan AS untuk tarif yang lebih rendah:

1. Jepang
Pejabat pemerintah Jepang dilaporkan telah berunding dengan Trump sejak awal minggu. Negara tersebut berupaya untuk merundingkan penurunan tarif 24% yang dikenakan AS pada impor Jepang. Jepang telah lama menjadi sekutu ekonomi, dengan AS mengimpor barang senilai USD148,2 miliar dari Jepang tahun lalu. Menkeu AS Scott Bessent mengatakan Jepang kemungkinan akan "mendapat prioritas" karena mereka maju dengan cepat.

2. Vietnam
Tetangga Indonesia ini termasuk yang paling awal mengumumkan kesiapannya untuk bernegosiasi dengan Amerika. Upaya pertama Vietnam untuk mencapai kesepakatan ditolak oleh penasihat perdagangan Trump, Peter Navarro, di awal minggu, tetapi dilaporkan masih berupaya bernegosiasi dengan pemerintah. Bloomberg melaporkan bahwa seorang pejabat tinggi Vietnam telah menuju Washington untuk berunding.

3. Korea Selatan
Pada hari Selasa, Trump menulis di situs media sosial Truth Social bahwa ia melakukan "panggilan telepon yang hebat" dengan Penjabat Presiden dan Perdana Menteri Korea Selatan, Han Duck-soo."Kami memiliki batasan dan kemungkinan untuk KESEPAKATAN yang hebat bagi kedua negara," tulis Trump. "TIM utama mereka sedang dalam pesawat menuju AS, dan semuanya tampak baik-baik saja."

4. Indonesia
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri panen raya di Majalengka awal pekan ini menegaskan sikapnya terkait tarif impor sebesar 32 persen ke Indonesia yang ditetapkan oleh Amerika. Prabowo menyatakan akan membuka jalan untuk negosiasi atau berunding dengan AS. Masa depan kita bagus, tantangan kita tidak ringan. Mungkin saudara mendengar dunia diguncang banyak masalah, di mana-mana perseteruan antara negara-negara besar, yang terakhir perang dagang kita juga kena. Tapi kita tenang, kita punya kekuatan juga nanti akan berunding," ujar Prabowo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
FIFA Cabut Skorsing...
FIFA Cabut Skorsing Balogun, Trump Diduga Intervensi
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Rekomendasi
Terungkap di Liuzhou!...
Terungkap di Liuzhou! Ini 4 Mobil Baru Wuling yang Bakal Gempur Indonesia
Rebranding Fave Pamanukan...
Rebranding Fave Pamanukan Hadirkan Standar Baru Hotel Budget di Pantura
Wuling vs Baojun: Dua...
Wuling vs Baojun: Dua Merek Satu Induk, Apa Bedanya?
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved