Perang Dagang AS-China, Siapa yang Bakal Menang dan Berakhir Tumbang?
Jum'at, 11 April 2025 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah ketegangan ini, Presiden AS Donald Trump memberikan jeda 90 hari untuk sebagian besar tarif pada negara lain, namun tetap fokus memperketat kebijakan terhadap China. Langkah ini disebut oleh Lynn Song, kepala ekonom ING untuk Greater China, sebagai bagian dari ujian daya tahan yang sengaja dilancarkan Washington.
"Para pembuat kebijakan seakan-akan sedang menguji siapa yang lebih dulu merasa kesakitan, untuk melihat siapa yang akhirnya memiliki keunggulan saat negosiasi dilanjutkan," tulis Lynn dalam catatannya.
Namun, risiko pemisahan total antara dua raksasa ekonomi dunia makin nyata. Perdagangan antara AS dan China yang mencapai USD688,3 miliar tahun lalu kini terancam stagnasi.
Zheng memperingatkan, "Jika tarif sudah tembus 60 hingga 70 persen, efeknya bisa sama seperti 500 persen, bisnis tak akan bisa berjalan dan pemisahan ekonomi jadi tak terelakkan."
Profesor Ekonomi dari Universitas Peking, Yao Yang, juga menyuarakan kekhawatiran serupa. Ia menyebut, banyak industri ekspor China kini harus mengalihkan produk ke pasar domestik, yang bisa memperparah persaingan internal dan tekanan deflasi.
"Para pembuat kebijakan seakan-akan sedang menguji siapa yang lebih dulu merasa kesakitan, untuk melihat siapa yang akhirnya memiliki keunggulan saat negosiasi dilanjutkan," tulis Lynn dalam catatannya.
Namun, risiko pemisahan total antara dua raksasa ekonomi dunia makin nyata. Perdagangan antara AS dan China yang mencapai USD688,3 miliar tahun lalu kini terancam stagnasi.
Zheng memperingatkan, "Jika tarif sudah tembus 60 hingga 70 persen, efeknya bisa sama seperti 500 persen, bisnis tak akan bisa berjalan dan pemisahan ekonomi jadi tak terelakkan."
Profesor Ekonomi dari Universitas Peking, Yao Yang, juga menyuarakan kekhawatiran serupa. Ia menyebut, banyak industri ekspor China kini harus mengalihkan produk ke pasar domestik, yang bisa memperparah persaingan internal dan tekanan deflasi.
Lihat Juga :