Uni Eropa Balik Melawan AS, Siap Jatuhkan Tarif 25% Mulai Minggu Depan

Jum'at, 11 April 2025 - 14:36 WIB
loading...
Uni Eropa Balik Melawan...
Negara-negara anggota Uni Eropa telah menyetujui langkah-langkah pembalasan untuk melawan tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump pada baja dan aluminium dari blok tersebut. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Negara-negara anggota Uni Eropa (UE) telah menyetujui langkah-langkah pembalasan untuk melawan tarif yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada baja dan aluminium dari blok tersebut. Namun respons tersebut tidak membahas tarif Trump 20% pada semua ekspor UE yang mulai berlaku pada hari Rabu (9/4) kemarin.

Trump telah berulang kali menuduh Uni Eropa memperlakukan Amerika "dengan buruk," sehingga memperkenalkan bea masuk 25% pada komoditas logam bulan lalu. Trump mengatakan kebijakan itu menargetkan negara-negara yang memberlakukan hambatan tinggi untuk barang-barang AS.

Baca Juga: Perang Dagang Memanas, Trump Bakal Kenakan Tarif 25% untuk Impor Baja dan Alumunium

Komisi Eropa tidak mengungkapkan daftar barang yang bakal menjadi target balasan atau berapa besar tarif yang bakal diberlakukan. Akan tetapi laporan media yang mengutip dokumen internal mengatakan, langkah-langkah itu akan mencakup berbagai komoditas asal AS, termasuk unggas, biji-bijian, pakaian dan logam.

Sebagian besar barang AS yang dilaporkan akan dikenakan tarif 25%, dengan beberapa kategori dikenakan tarif 10%. Menurut sebuah pernyataan, yang dirilis oleh Komisi Eropa pada hari Rabu, tindakan penanggulangan blok itu akan berlaku pada 15 April 2025, mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Rekomendasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved