Uni Eropa Balik Melawan AS, Siap Jatuhkan Tarif 25% Mulai Minggu Depan

Jum'at, 11 April 2025 - 14:36 WIB
loading...
A A A
Diplomat Uni Eropa yang mengetahui seputar rencana tersebut mengatakan, kepada Politico bahwa hanya Hongaria yang menentang paket tersebut, sementara semua 26 anggota UE lainnya mendukung aksi balasan terhadap AS.

Volume impor AS yang terkena dampak dilaporkan akan sedikit lebih kecil dari volume ekspor UE yang terkena tarif AS, sekitar 22 miliar euro (USD23,8 miliar) per tahun. Bourbon dihapus dari daftar karena tekanan dari Prancis, Irlandia dan Italia setelah Trump memperingatkan bahwa menargetkannya dapat memicu tarif 200% pada alkohol Eropa, tulis media.

Komisi mengatakan, bahwa Uni Eropa menganggap tarif AS "tidak dapat dibenarkan dan merusak," hingga menyebabkan kerugian ekonomi bagi kedua belah pihak, serta ekonomi global. Tindakan balasan dapat ditangguhkan "kapan saja" jika AS menyetujui "hasil negosiasi yang adil dan seimbang," tambahnya.

Kebijakan yang dibahas tidak menyinggung tarif Trump terbaru 20% pada semua ekspor Uni Eropa, yang mulai berlaku pada hari Rabu, kemarin sebagai bagian dari apa yang disebut Trump sebagai 'Hari Pembebasan', atau tarif 25% pada mobil.

Komisi Eropa disebut sedang mempersiapkan paket kedua aksi balasan untuk menanggapi tarif tersebut, yang kemungkinan disampaikan pada awal minggu depan, seperti disampaikan juru bicara perdagangan, Olof Gill.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Rekomendasi
Luke Vickery Resmi Jadi...
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Berita Terkini
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Infografis
Alasan Eropa Tak Siap...
Alasan Eropa Tak Siap Perang Jangka Panjang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved