Melongok Rekomendasi Saham saat IHSG Bergerak Terbatas Jelang Neraca Dagang dan Dividen Bank
Senin, 14 April 2025 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump kembali memberlakukan tarif impor tinggi, termasuk tarif 145% terhadap produk dari China, memicu kekhawatiran perang dagang yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global.
"Dampaknya terasa di berbagai pasar saham dunia, termasuk Indonesia, dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam hingga 7,9 persen pada 8 April 2025," ujar David.
Dari dalam negeri, David menyoroti optimisme Pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan dampak tarif AS terhadap ekonomi Indonesia akan mengurangi pertumbuhan sebesar 0,3 hingga 0,5 poin persentase.
Namun, dengan adanya penundaan selama 90 hari, pemerintah berencana melakukan deregulasi, pemotongan pajak, dan pelonggaran kebijakan impor untuk mengurangi dampak negatif tersebut dan menarik kembali minat investor.
2. Buy on Breakout HRTA (Current Price: 565, Entry: 580, Target Price: 630 (8,62%), Stop Loss: 560 (-3,45%), Risk to Reward Ratio (1:2,5).
3. Buy INKP (Current Price: 5.000, Entry: 5.000, Target Price: 5.525 (10,50%), Stop Loss: 4.670 (-6,60%) dan Risk to Reward Ratio 1:1,6).
4. Buy Reksa Dana Premier ETF Indonesia Financial (XIIF).
"Dampaknya terasa di berbagai pasar saham dunia, termasuk Indonesia, dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam hingga 7,9 persen pada 8 April 2025," ujar David.
Dari dalam negeri, David menyoroti optimisme Pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan dampak tarif AS terhadap ekonomi Indonesia akan mengurangi pertumbuhan sebesar 0,3 hingga 0,5 poin persentase.
Namun, dengan adanya penundaan selama 90 hari, pemerintah berencana melakukan deregulasi, pemotongan pajak, dan pelonggaran kebijakan impor untuk mengurangi dampak negatif tersebut dan menarik kembali minat investor.
Berkaca pada sentimen di atas, berikut rekomendasi sahamnya:
1. Buy BBNI (Current Price: 4.390, Entry: 4.390, Target Price: 4.780 (8,88%), Stop Loss: 4.200 (-4,33%), Risk to Reward Ratio (1:2,1).2. Buy on Breakout HRTA (Current Price: 565, Entry: 580, Target Price: 630 (8,62%), Stop Loss: 560 (-3,45%), Risk to Reward Ratio (1:2,5).
3. Buy INKP (Current Price: 5.000, Entry: 5.000, Target Price: 5.525 (10,50%), Stop Loss: 4.670 (-6,60%) dan Risk to Reward Ratio 1:1,6).
4. Buy Reksa Dana Premier ETF Indonesia Financial (XIIF).
(akr)
Lihat Juga :