10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia

Rabu, 16 April 2025 - 10:43 WIB
loading...
10 Negara dengan Tarif...
Harga listrik di seluruh dunia bervariasi, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lokasi geografis, sumber daya, dan infrastruktur. Ini daftar 10 negara dengan harga listrik termahal. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Harga listrik di seluruh dunia bervariasi, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lokasi geografis, sumber daya, dan infrastruktur. Semua ini dapat memengaruhi tariflistrik di tingkat konsumen, dengan biaya yang lebih tinggi diteruskan dari pemasok ke orang-orang yang menggunakan energi.

Kali ini kita akan menjelajahi negara-negara yang memiliki harga listrik termahal, serta menganalisis apa yang membuat biayanya begitu tinggi dan apa yang dilakukan pemerintah untuk mencoba mengurangi biayanya.

Baca Juga: 5 Negara dengan Tarif Listrik Termurah di Dunia, Tak Capai Rp100 per kWh

Tujuh dari sepuluh negara teratas berada di Eropa, dengan tiga lainnya berlokasi di Amerika Utara. Ada perbedaan besar antara negara dengan harga listrik tertinggi – Irlandia, dengan harga USD0,53 per kWh – dan negara dengan harga listrik termurah – Iran, dengan harga USD0,002 per kWh. Tapi mengapa ada perbedaan dalam biaya listrik di negara-negara ini?

Ini daftar 10 negara dengan harga listrik termahal

1. Irlandia

Irlandia saat ini memiliki harga listrik termahal di dunia, yaitu USD0,53 per kWh. Tingginya tarif listrik di negara ini dapat dikaitkan dengan ketergantungan mereka pada impor bahan bakar fosil untuk energinya.

Alasannya karena cadangan bahan bakar fosil yang dimiliki Irlandia sangat kecil, dengan beberapa ladang gas alam. Kondisi ini membuatnya tidak cukup untuk menyediakan bahan bakar ke seluruh negeri.

Di sisi lain Irlandia memiliki potensi untuk sumber energi terbarukan, terutama angin dan matahari, infrastruktur ini saat ini kurang berkembang, dan tidak dapat memenuhi permintaan. Jadi, harus mengimpor bahan bakar dan akan tunduk pada fluktuasi pasar global.

Infrastruktur energi terbarukan juga berkontribusi pada biaya yang lebih tinggi dengan cara lain. Ada berbagai pajak yang dikenakan pada konsumsi listrik, dengan tujuan untuk menginvestasikan kembali uang tersebut ke dalam proyek energi terbarukan. Meskipun ini dapat membantu mengurangi biaya di masa depan, saat ini menghasilkan harga yang lebih tinggi.

Faktor lain yang berkontribusi terhadap tingginya biaya listrik di Irlandia adalah karena populasinya. Orang-orang tersebar di seluruh Irlandia, yang berarti menghubungkan orang ke infrastruktur dan memasok mereka dengan listrik menjadi lebih mahal daripada di daerah di mana orang-orang lebih terkonsentrasi (terpusat).

2. Liechtenstein

Tarif listrik di Liechtenstein menjadi yang tertinggi kedua di dunia, yakni sebesar USD0,46 per kilowatt-jam. Ada sejumlah faktor hingga membuat biaya menjadi lebih tinggi saat ini.

Seperti Irlandia, Liechtenstein juga bergantung pada impor untuk sebagian besar bahan bakarnya, yaitu berasal dari Swiss. Jadi, negara ini tunduk pada fluktuasi pasar internasional, serta harus menutupi biaya pengiriman listrik dari satu tempat ke tempat lain.

Alasan lain mengapa Liechtenstein memiliki harga listrik yang tinggi adalah karena ukuran negaranya. Liechtenstein termasuk dalam 10 negara terkecil di dunia baik berdasarkan luas tanah maupun ukuran populasi. Jadi, ia tidak dapat memperoleh keuntungan dari skala ekonomi untuk pasar energinya.

Ditambah persaingan pasar yang sangat sedikit, mengurangi jumlah pemasok energi. Hal ini menyebabkan harga yang lebih tinggi, karena ada lebih sedikit tekanan untuk menawarkan biaya yang lebih rendah untuk menarik pelanggan.

Geografi negara juga berkontribusi pada harga energi yang lebih tinggi. Sekitar dua pertiga negara ini terdiri dari kaki bukit dan pegunungan yang terjal. Membangun infrastruktur pada jenis lanskap ini bisa menjadi rumit, dan seringkali membutuhkan biaya mahal untuk memastikannya keandalan dan ketangguhan pasokan.

3. Italia

Masuk dalam jajaran negara-negara dengan harga listrik termahal, di Italia menyentuh angka USD0,46 per kWh. Pada tahun-tahun sebelumnya, Italia sempat menduduki puncak daftar dengan biaya energi termahal.

Seperti negara-negara lain dalam daftar ini, Italia cenderung punya sumber daya energi yang sedikit, sehingga bergantung pada impor bahan bakar dari negara lain. Kondisi tersebut membuat harganya menjadi lebih tinggi.

Italia juga memiliki medan yang terjal dan populasi yang tersebar, yang berarti membangun dan memelihara infrastruktur listrik lebih kompleks dan mahal.

Sementara itu Italia telah berinvestasi dalam sumber energi terbarukan, dimana proyek-proyek ini butuh anggaran yang mahal. Harga listrik telah naik lebih dari 20% dalam lima tahun terakhir karena harga material juga naik.

Namun mampu menyediakan energinya sendiri dari sumber bersih, mungkin bisa membantu menurunkan biaya di masa depan. Akan tetapi untuk saat ini, harga tinggi diteruskan ke konsumen.

4. Bahamas

Harga listrik untuk rumah tangga di Bahama adalah 232.11% dari harga listrik rata-rata dunia dan 182.39% dari harga rata-rata di Amerika Utara. Tarif listrik bisnis di Bahama setara 237.11% dari harga rata-rata dunia dan 164.73% dari rerata Amerika Utara.

Negara kepulauan itu berusaha untuk mendiversifikasi sumber energinya dan mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil impor. Namun untuk saat ini tarif listrik di Bahamas masih menjadi salah satu yang tertinggi.

Pergeseran sumber energi di Bahamas didorong oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk di antaranya kebutuhan untuk mengatasi dampak lingkungan dari sumber energi tradisional, serta keinginan untuk meningkatkan ketahanan energi dan mengurangi biaya listrik bagi konsumen.

5. Inggris

Harga energi di Inggris berada dalam lima besar tertinggi yakni, sebesar USD0,45 per kWh. Inggris pernah memiliki sumber daya energi domestik yang luas Ppada ladang minyak dan gas Laut Utara, tetapi saat ini mengalami penurunan produksi.

Baca Juga: Jaga Daya Beli, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Triwulan II Tidak Naik

Dengan demikian, Inggris harus mengimpor lebih banyak energi, yang menghasilkan biaya jadi lebih tinggi. Inggris juga terpengaruh oleh Brexit. Sejak meninggalkan Uni Eropa, Inggris menghadapi perubahan perjanjian perdagangan dan tarif energi impornya, yang memicu lonjakan harga.

Mengikut tren belakangan, Inggris melakukan beberapa investasi untuk beralih ke energi terbarukan. Namun, harga awal untuk ini mahal, dan krisis biaya hidup membuat harga pada proyek-proyek ini meningkat. Dengan demikian, harga energi juga naik.

Inggris juga memiliki beberapa peraturan dan kebijakan lingkungan untuk mengurangi emisi karbon. Karena pemasok harus membayar untuk mematuhi peraturan ini, biaya tersebut sering diteruskan ke konsumen, sehingga harga listrik jadi lebih tinggi di Inggris.

10 besar negara dengan tarif listrik termahal, berdasarkan data Global Petrol Prices.

NoNegaraBiaya Listrik (Dolar AS per kilowatt-jam)
1.Irlandia0.53 per kWh
2.Liechtenstein0.46 per kWh
3.Italia0.46 per kWh
4.Bahamas0.45 per kWh
5.UK (Inggris Raya)0.45 per kWh
6.Belgia0.43 per kWh
7.Bermuda0.42 per kWh
8.Cayman Islands0.40 per kWh
9.Jerman0.40 per kWh
10.Latvia0.36 per kWh

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Jakarta Mati Listrik...
Jakarta Mati Listrik Massal, Kementerian ESDM Bakal Usut Penyebabnya
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
PLN EPI Gandeng Kalimantan...
PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Perkuat Rantai Pasok Bioenergi
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
AKLI Siap Dukung Percepatan...
AKLI Siap Dukung Percepatan Pengembangan Energi Listrik Nasional
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved