Salip IHSG, Saham TUGU Rebound 10 Persen dalam 5 Hari
Kamis, 17 April 2025 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
"Dividen payout ratio sesuai konsensus IPO adalah 30 persen dan dalam 3 tahun terakhir selalu 40 persen dari laba bersih. Bila ini terjadi maka yield dividen akan menarik seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berperan dalam rally saham TUGU dalam 4 hari terakhir, di luar faktor bahwa valuasi emiten ini sudah cukup murah," ujar Edo dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).
Dengan perhitungan sederhana, potensi dividen per saham TUGU berada di kisaran Rp59,06 hingga Rp78,75 dengan asumsi dividen payout ratio 30-40 persen. Dengan demikian, yield dividen dengan perbandingan harga saham hari ini di kisaran 6,12 persen sampai 8,16 persen. "Investor yang kemarin collect TUGU di harga bawah Rp860-Rp900 tentu akan mendapatkan yield yang lebih menarik," imbuhnya.
Untuk faktor berikutnya, lanjut Edo, adalah potensi kenaikan saham ini karena nilai buku (book value) saham TUGU selalu naik setiap tahun. Hal ini disebabkan karena sekitar 60-70 persen laba akan ditahan sebagai modal. "Asumsi bahwa saham TUGU tetap diperdagangkan pada 0,35x sampai 0,4x PBV (price to book value) maka harganya tahun depan akan naik dibandingkan per hari ini dan begitu pula tahun berikutnya. Apalagi 0,4x PBV itu masih relatif murah dan berpeluang naik ke 0,8x PBV hingga 1x PBV," paparnya.
Baca Juga: Bahlil Ogah Tanggapi Serius Tarif Trump: Kayak Dunia Sudah Mau Berakhir
Dalam konsensus analis yang dikompilasi oleh Bloomberg, Saham TUGU diproyeksi akan mencapai Rp1.410 hingga di atas Rp2.435. Sebanyak 6 analis yang memberikan analisis terhadap saham TUGU, di mana kesemuanya memberikan rekomendasi beli. Edo mengingatkan bahwa emiten ini banyak dipegang oleh investor institusi dengan masa investasi cukup panjang. Hal ini yang menyebabkan transaksi harian kurang ramai bila dibandingkan dengan emiten yang banyak dipegang oleh investor ritel yang jangka pendek.
Dengan perhitungan sederhana, potensi dividen per saham TUGU berada di kisaran Rp59,06 hingga Rp78,75 dengan asumsi dividen payout ratio 30-40 persen. Dengan demikian, yield dividen dengan perbandingan harga saham hari ini di kisaran 6,12 persen sampai 8,16 persen. "Investor yang kemarin collect TUGU di harga bawah Rp860-Rp900 tentu akan mendapatkan yield yang lebih menarik," imbuhnya.
Untuk faktor berikutnya, lanjut Edo, adalah potensi kenaikan saham ini karena nilai buku (book value) saham TUGU selalu naik setiap tahun. Hal ini disebabkan karena sekitar 60-70 persen laba akan ditahan sebagai modal. "Asumsi bahwa saham TUGU tetap diperdagangkan pada 0,35x sampai 0,4x PBV (price to book value) maka harganya tahun depan akan naik dibandingkan per hari ini dan begitu pula tahun berikutnya. Apalagi 0,4x PBV itu masih relatif murah dan berpeluang naik ke 0,8x PBV hingga 1x PBV," paparnya.
Baca Juga: Bahlil Ogah Tanggapi Serius Tarif Trump: Kayak Dunia Sudah Mau Berakhir
Dalam konsensus analis yang dikompilasi oleh Bloomberg, Saham TUGU diproyeksi akan mencapai Rp1.410 hingga di atas Rp2.435. Sebanyak 6 analis yang memberikan analisis terhadap saham TUGU, di mana kesemuanya memberikan rekomendasi beli. Edo mengingatkan bahwa emiten ini banyak dipegang oleh investor institusi dengan masa investasi cukup panjang. Hal ini yang menyebabkan transaksi harian kurang ramai bila dibandingkan dengan emiten yang banyak dipegang oleh investor ritel yang jangka pendek.
Lihat Juga :