Perang Dagang Menggila, Trump Targetkan Kapal-kapal China usai Beijing Boikot LNG AS

Sabtu, 19 April 2025 - 07:36 WIB
loading...
Perang Dagang Menggila,...
Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencana memberlakukan pungutan terhadap kapal-kapal China yang berlabuh di pelabuhan-pelabuhan AS. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencana memberlakukan pungutan terhadap kapal-kapal China yang berlabuh di pelabuhan-pelabuhan AS, yang mengancam akan mengguncang rute-rute pelayaran global dan meningkatkan tensi perang dagang.

Di bawah rencana yang diajukan oleh Perwakilan Dagang AS pada hari Kamis, semua kapal yang dibangun dan dimiliki oleh China yang berlabuh di AS akan dikenakan biaya berdasarkan volume barang yang diangkut dengan basis per pelayaran.

Biaya ini akan mulai berlaku enam bulan dengan tahap berikutnya dengan membatasi kapal-kapal buatan asing yang mengangkut gas alam cair (LNG) yang akan dimulai dalam tiga tahun. Setelah enam bulan, biaya untuk kapal-kapal China akan ditetapkan sebesar USD50 per ton bersih atau volume ruang pendapatan kapal dan kemudian meningkat secara bertahap selama tiga tahun.

Baca Juga: Perang Dagang, China Ganti Minyak Mentah AS dengan Minyak Kanada

Meskipun tidak seburuk rencana biaya USD1 juta per kapal setiap kali bersandar di pelabuhan AS yang diajukan pada awal tahun ini, namun hal ini akan menjadi biaya yang signifikan dan menandai eskalasi terbaru dalam perang dagang yang sedang berlangsung di antara kedua negara.

Melansir dari The Telegraph, konfirmasi dari rencana tersebut muncul ketika diketahui bahwa Beijing telah secara efektif melakukan boikot terhadap gas alam cair (LNG) AS dalam eskalasi terbaru perang dagang antara kedua negara adidaya tersebut.

China Stop Impor LNG dari AS


Impor LNG buatan AS telah dihentikan selama lebih dari 10 minggu, menurut The Financial Times dengan kapal tanker LNG terakhir dari Texas yang tiba di China pada 6 Februari. Itu terjadi beberapa bulan sebelum Trump mengumumkan tarif besar-besaran terhadap negara-negara di seluruh dunia, termasuk China pada 2 April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Rekomendasi
Laporan Amplop Menhut...
Laporan Amplop Menhut Raja Juli, KPK: Yang Dilaporkan hanya Berita Acara Pengembalian, Nominalnya Tidak
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 26 : Jaka Bersama Anak Buahnya Diam-Diam Mendatangi Rumah Mila
Berita Terkini
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
Beli Properti Lebih...
Beli Properti Lebih Ringan? KPR BRI Solusi Jawabannya!
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan HSSE Jadi Kunci Elnusa Petrofin Perkuat Rantai Pasok Energi
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved