Ekspor India Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Tarif Baru Trump 26%

Senin, 21 April 2025 - 15:45 WIB
loading...
Ekspor India Tembus...
Ekspor barang dan jasa India naik sekitar 5,5% untuk mencetak rekor baru menjadi USD820,93 miliar pada tahun keuangan 2024-2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekspor barang dan jasa India naik sekitar 5,5% untuk mencetak rekor baru menjadi USD820,93 miliar pada tahun keuangan 2024-2025, berdasarkan data yang dirilis Kementerian Perdagangan India. Ekspor barang pada periode tersebut nilainya mencapai USD437,42 miliar, sedikit lebih tinggi dari USD437,07 miliar tahun sebelumnya.

Reserve Bank of India (RBI) merilis data perdagangan luar negeri untuk layanan dengan penundaan satu bulan, dan data terbaru yang tersedia adalah untuk Februari, yang menjadi dasar perhitungan Kementerian Perdagangan.

Pejabat dari kementerian mengatakan, perdagangan pada bulan Maret sebagian besar tetap tidak berubah. Meskipun ekspor barang India secara keseluruhan pada 2024-25 cenderung stagnan, ekspor non-minyak bumi negara itu telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, menurut data kementerian.

Baca Juga: Ketidakpastian Melonjak, IMF Keluarkan Peringatan Ekonomi Global

"Ekspor non-minyak bumi untuk 2024-25 mencapai USD374,08 miliar, naik dari USD352,92 miliar pada tahun sebelumnya, menurut data. Pendorong utama pertumbuhan ekspor barang marjinal termasuk barang-barang teknik, elektronik, obat-obatan, pakaian jadi, dan produk pertanian seperti beras, kapas, kopi, rempah-rempah, teh, dan tembakau," kata pejabat kementerian seperti dilansir RT.

Sebagai informasi belum lama ini, RBI menurunkan suku bunga utamanya sebagai upaya meningkatkan ekonomi dan mengurangi dampak tarif AS.

Menurut Menteri Perdagangan Sunil Barthwal, keberhasilan India secara keseluruhan dapat dikaitkan dengan strategi pemerintah yang fokus pada 20 negara utama, enam sektor barang dagangan, dan enam sektor jasa, serta keterlibatan berkelanjutan dengan pemangku kepentingan, dewan promosi ekspor, misi India di luar negeri, dan kementerian terkait.

Kementerian Perdagangan memperkirakan, bahwa pertumbuhan ekspor barang yang lambat akan diimbangi oleh peningkatan ekspor jasa, dengan India diperkirakan akan mencapai rekor nilai ekspor tertinggi sebesar USD820,93 miliar. Impor naik pada periode tersebut, menghasilkan defisit perdagangan semakin lebar sebesar 20%, sesuai data pemerintah.

Baca Juga: Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%

Tren ini terjadi di tengah tarif timbal balik 26% Presiden AS Donald Trump pada ekspor ke AS, yang telah ditunda hingga Juli. Lima tujuan teratas untuk ekspor barang India pada 2024-25 adalah AS, UEA, Belanda, Inggris, dan China.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Rekomendasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Di Ambang Perang, India...
Di Ambang Perang, India Borong 26 Jet Tempur Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved