IMF Pangkas Proyeksi PDB 3 Negara Ekonomi Utama Asia

Rabu, 23 April 2025 - 14:37 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Paus Fransiskus akan Dimakamkan pada Hari Sabtu 26 April

Setelah saling berbalas tarif tinggi, eskalasi perang tarif kedua negara masuk ke tahap yang tak terbayangkan sebelumnya. Trump menetapkan bea masuk AS pada China mencapai 245% pada beberapa barang, sementara China membalas denganmengenakan bea masuk sebesar 125% pada impor AS, dan siap untuk meladeni AS sampai akhir.

Sebaliknya, Jepang dan India telah mengambil sikap yang lebih lunak terhadap Trump, dengan Jepang mengirimkan delegasi perdagangan untuk berbicara dengan mitra mereka di AS. Trump pada tanggal 17 April memuji "kemajuan besar" dalam perundingan perdagangan.

Akan tetapi, negosiator utama Jepang Ryosei Akazawa dilaporkan telah kembali ke Tokyo tanpa kesepakatan, dengan mengatakan bahwa ia "menjelaskan kepada AS bahwa kami merasa tindakan tarif tersebut sangat disesalkan. Saya sangat mendesak mereka untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini,"tuturnya seperti dikutip CNBC.

Untuk India, Perdana Menteri Narendra Modi telah bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance pada hari Senin (21/4) , dan pernyataan dari kantor Modi mengatakan kedua pemimpin "menyambut baik kemajuan signifikan dalam negosiasi untuk Perjanjian Perdagangan Bilateral India-AS yang saling menguntungkan."
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved