ISEI Dorong Hilirisasi Perikanan Lewat Investasi dan Penguatan Rantai Pasok

Sabtu, 26 April 2025 - 15:28 WIB
loading...
ISEI Dorong Hilirisasi...
Komitmen memperkuat transformasi struktural ekonomi nasional, ISEI mengidentifikasi tantangan strategis dalam pengembangan hilirisasi sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sebagai bagian dari komitmen memperkuat transformasi struktural ekonomi nasional, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) melalui Focus Group Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan diskusi nasional bertajuk “ Hilirisasi Perikanan : Mendorong Investasi dan Tantangan Ketersediaan Bahan Baku” pada Jumat, 25 April 2025. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid dari Gedung Kantor ISEI Pusat, Jakarta, dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, baik secara luring maupun daring melalui platform Zoom Meeting.

Diskusi ini bertujuan mengidentifikasi tantangan strategis dalam pengembangan hilirisasi sektor kelautan dan perikanan Indonesia, sekaligus merumuskan arah kebijakan dan strategi percepatan investasi, penguatan daya saing, dan penjaminan pasokan bahan baku berkelanjutan untuk industri pengolahan hasil laut nasional.

"Hilirisasi sektor perikanan tidak hanya menjadi keharusan untuk meningkatkan nilai tambah produk nasional, tetapi juga merupakan agenda besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi berbasis sumber daya alam yang inklusif dan berkelanjutan," tegas Ketua Bidang IV ISEI, Bayu Krisnamurthi saat membuka acara.

Baca Juga: Dukung Hilirisasi Perikanan, KKP Siapkan Sistem Informasi Cold Storage

Dalam diskusi yang dipandu oleh Ketua Focus Group Kelautan dan Perikanan ISEI, Nimmi Zulbainarni, para pembicara kunci memaparkan beragam perspektif kritis. Daniel Johan (Anggota Komisi IV DPR RI) menyoroti perlunya percepatan reformasi kebijakan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, serta pentingnya memperkuat sektor budidaya dan memastikan keberlanjutan bahan baku melalui program terintegrasi lintas sektor.

Ia menegaskan, bahwa tanpa keterpaduan antara produksi hulu, industri pengolahan, dan perdagangan, hilirisasi perikanan tidak akan optimal mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Stok Ikan Melimpah,...
Stok Ikan Melimpah, KNMP Dapat Kembalikan Kejayaan Papua sebagai Lumbung Tuna
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Dua Perusahaan di Papua...
Dua Perusahaan di Papua Ini Sukses Ekspor Perdana Komoditas Perikanan
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Saatnya Bergeser dari...
Saatnya Bergeser dari Narasi Hilirisasi ke Reindustrialisasi
Ini Hasil Perjuangan...
Ini Hasil Perjuangan Solidaritas Nelayan Indonesia usai Diterima Wamensesneg
Rekomendasi
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved