Menlu BRICS Berkumpul di Brasil, Bahas Ancaman Tarif Trump
Selasa, 29 April 2025 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Perencana ekonomi senior China, Zhao Chenxin, menyatakan negaranya berada di pihak yang benar dalam menghadapi kebijakan unilateralisme dan "penindasan" oleh Washington.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dalam wawancaranya dengan harian O Globo, menegaskan BRICS sedang mendorong penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan antarnegara anggota. Meski demikian, wacana pembentukan mata uang tunggal BRICS masih dianggap terlalu dini. "Kami sedang membangun fondasi untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS," kata Lavrov.
Vieira menambahkan, Brasil saat ini hanya terkena tarif 10% dari AS dan tidak mendukung pembentukan mata uang baru. Fokus Brasil saat ini pada stabilitas kawasan dan kerja sama ekonomi jangka panjang.
Di luar isu perdagangan, konflik global juga menjadi perhatian. Vieira menyerukan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza dan menyebut blokade bantuan kemanusiaan oleh Israel yang telah berlangsung lebih dari 50 hari sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
Baca Juga: Soal Rusia Inginkan Pangkalan Militer Indonesia, PM Australia Dituduh Memberi Respons Licik
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dalam wawancaranya dengan harian O Globo, menegaskan BRICS sedang mendorong penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan antarnegara anggota. Meski demikian, wacana pembentukan mata uang tunggal BRICS masih dianggap terlalu dini. "Kami sedang membangun fondasi untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS," kata Lavrov.
Vieira menambahkan, Brasil saat ini hanya terkena tarif 10% dari AS dan tidak mendukung pembentukan mata uang baru. Fokus Brasil saat ini pada stabilitas kawasan dan kerja sama ekonomi jangka panjang.
Di luar isu perdagangan, konflik global juga menjadi perhatian. Vieira menyerukan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza dan menyebut blokade bantuan kemanusiaan oleh Israel yang telah berlangsung lebih dari 50 hari sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
Baca Juga: Soal Rusia Inginkan Pangkalan Militer Indonesia, PM Australia Dituduh Memberi Respons Licik
Lihat Juga :