Investasi Hilirisasi Tembus Rp136,3 Triliun, Nikel Sumbang Rp47,82 Triliun

Selasa, 29 April 2025 - 20:07 WIB
loading...
Investasi Hilirisasi...
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melaporkan realisasi investatsi hilirisasi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatatkan total realisasi investasi hilirisasi sepanjang triwulan I-2025 mencapai Rp136,3 triliun. Nilai tersebut setara 29,3 persen dari total investasi nasional tumbuh 0,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sektor mineral mendominasi investasi hilirisasi dengan nilai Rp97,60 triliun. Komoditas nikel menyumbang kontribusi terbesar Rp47,82 triliun disusul tembaga sebesar Rp19,70 triliun dan bauksit Rp12,84 triliun. Berdasarkan laporan BKPM, investasi juga mengalir untuk besi baja, timah serta berbagai mineral lain seperti pasir silika, emas dan aspal buton. Hilirisasi juga tercatat di sektor perkebunan dan kehutanan sebesar Rp31,12 triliun.

Baca Juga: Lampaui Jakarta, Investasi Luar Jawa di Kuartal I/2025 Sentuh Rp235,9 T

Kelapa sawit mendominasi dengan investasi Rp15,26 triliun diikuti kayu log Rp11,79 triliun dan karet Rp3,08 triliun. Komoditas lain seperti pala, kelapa, kakao dan biofuel turut berkontribusi. Investasi pada sektor minyak dan gas bumi tercatat Rp6,55 triliun, terbagi atas gas bumi Rp3,42 triliun dan minyak bumi Rp3,13 triliun.

Sementara, sektor perikanan dan kelautan menyerap Rp1,03 triliun untuk komoditas seperti ikan tuna, udang, rumput laut, dan rajungan. Secara geografis, Sulawesi Tengah menjadi lokasi paling besar dalam penyerapan investasi hilirisasi dengan nilai Rp29,73 triliun atau 21,8 persen dari total investasi hilirisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved