Pemerintah Targetkan Masalah Sampah Tuntas 100% pada 2029

Rabu, 30 April 2025 - 22:06 WIB
loading...
Pemerintah Targetkan...
Desiminasi Riset Daur Ulang Plastik di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan penyelesaian masalah sampah secara menyeluruh tuntas pada 2029 mendatang. Target ambisius ini tertuang dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup, Ade Palguna Ruteka, menyatakan pencapaian target ini memerlukan dukungan dari seluruh sektor.

"Tentunya, target ini tidak akan tercapai tanpa dukungan dari seluruh sektor," ujar dia dalam acara peluncuran hasil studi Recycling Rate Index (RRI) baru-baru ini.

Baca Juga: Kartini Masa Kini dari Padalarang, Pendiri Bank Sampah Bukit Berlian

Sampah plastik menjadi tantangan besar dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. Melalui Peraturan Menteri LHK No. 75 Tahun 2019, pemerintah menargetkan pengurangan timbulan sampah dari produsen sebesar 30% pada tahun 2029.

Upaya ini didorong melalui daur ulang, penarikan kembali kemasan, dan pemanfaatan ulang. Namun, industri daur ulang di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, seperti infrastruktur pengumpulan yang belum merata, ketidakseimbangan geografis, fluktuasi harga plastik global, ketergantungan pada impor plastik, serta kesulitan dalam mendaur ulang jenis plastik tertentu. Keterbatasan data juga menjadi kendala dalam perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

Studi RRI yang disusun oleh SWI dan IPR dilakukan selama periode Juli hingga Desember 2024 dilakukan dengan pendekatan hulu-hilir. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara dengan sekitar 700 pelaku rantai nilai plastik serta data sekunder dari pemerintah, BPS, dan literatur.

Salah satu temuan studi menunjukkan bahwa kinerja daur ulang plastik di Indonesia tergolong baik, dengan tingkat daur ulang plastik total dari sampah pasca konsumsi (PCR) mencapai 71% untuk botol PET dan 60% untuk HDPE rigid. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan berkat kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Direktur SWI dan peneliti utama, Dini Trisyanti, menilai inisiatif studi RRI sebagai langkah penting. "Data yang akurat sangat krusial untuk memahami kondisi nyata di lapangan dan menjadi dasar bagi kebijakan yang lebih tepat," ujarnya.

Studi ini juga menunjukkan bahwa kontribusi daur ulang plastik dalam produksi resin plastik mencapai 19%, dengan total nilai ekonomi dari pengumpulan hingga daur ulang plastik mencapai Rp 19 triliun per tahun.

Inisiatif pengelolaan sampah telah berkembang di berbagai sektor, namun diperlukan kolaborasi lintas lembaga dan sektor untuk mengintegrasikan upaya tersebut. Keterbukaan data dan insentif kebijakan, baik fiskal maupun regulasi, menjadi faktor penentu kemajuan industri daur ulang.

Komitmen Bersama


Perwakilan industri kemasan berbahan plastik, termasuk Unilever Indonesia, Nestle Indonesia, dan AQUA menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam menangani sampah plastik. Head of Division Environment & Sustainability Unilever Indonesia Foundation, Maya Tamimi, menyatakan perusahaan terus berkomitmen untuk mengelola sampah plastik. "Kami percaya kolaborasi adalah kunci menuju masa depan yang bebas sampah," kata dia.

Baca Juga: 7 Fakta Azealia Banks yang Sebut Indonesia Tempat Sampah Dunia

Sustainability Delivery Lead Nestle Indonesia, Maruli Sitompul menjelaskan langkah-langkah konkret yang telah diambil perusahaan, seperti penggunaan kemasan daur ulang dan dukungan terhadap infrastruktur pengelolaan sampah. Sementara, Public Affairs and Sustainability Director AQUA, Astri Wahyuni, menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pemerintah untuk memperkuat solusi sistemik dalam pengelolaan sampah. Dengan berbagai upaya dan kolaborasi yang dilakukan, diharapkan target penyelesaian masalah sampah 100% pada tahun 2029 dapat tercapai, demi lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
Konsistensi Kinerja...
Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan, INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025
Inisiatif Hijau Ajinomoto...
Inisiatif Hijau Ajinomoto Perkuat Kesejahteraan Berkelanjutan
Dukung Pengurangan Sampah...
Dukung Pengurangan Sampah Plastik, 1.500 Takjil Dibagi dengan Kemasan Ramah Lingkungan
68 Perusahaan Dijatuhi...
68 Perusahaan Dijatuhi Sanksi Imbas Banjir Sumatera, 28 Izin Usaha Dicabut
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Material Kompos di Klungkung...
Material Kompos di Klungkung Tercampur Plastik, Tika Winawan Desak Pengawasan Hulu hingga ke Hilir
PGN Gelar Program Tukar...
PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
Rekomendasi
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved