Perkuat Layanan IT Jadi Cara Anabatic Technologies Hadapi 2025

Minggu, 04 Mei 2025 - 22:38 WIB
loading...
Perkuat Layanan IT Jadi...
Menghadapi tahun 2025, Anabatic Technologies menegaskan fokus dalam memperkuat lini bisnis utama yakni penyediaan solusi dan layanan teknologi informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Anabatic Technologies Tbk (IDX: ATIC) mencatat kinerja operasional yang solid di tengah dinamika industri yang terus berkembang. Perusahaan mencatat performa positif dan berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan.

Pencapaian ini menjadi wujud dari efektivitas strategi diversifikasi serta ketangguhan model bisnis dalam memperkuat fokus pada solusi dan layanan teknologi informasi sepanjang tahun 2024.

Baca Juga: Laba Anabatic Technologies Naik 138% Capai Rp342,5 M di 2023

Presiden Direktur PT Anabatic Technologies Tbk, Harry Surjanto Hambali menyampaikan, bahwa pencapaian tersebut menegaskan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi secara cepat terhadap dinamika industri, sekaligus memperkuat lini bisnis utama yang lebih berkelanjutan.

“Performa positif ini mencerminkan keberhasilan strategi inovasi dan diversifikasi perusahaan yang secara konsisten menjawab kebutuhan pasar serta memperkuat keberlanjutan bisnis,” jelasnya.

Pendapatan Anabatic Technologies tercatat sebesar Rp8,9 miliar, dengan penurunan 12,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan pendapatan secara year-on-year ini disebabkan beberapa hal di antaranya pada tahun 2023, Anabatic Technologies melepas kepemilikan atas Equine Global beserta anak perusahaannya sehingga tercatat keuntungan dari divestasi tersebut.

Kendati demikian, penurunan ini tidak berdampak signifikan sehingga menunjukkan bahwa perusahaan masih berhasil menjaga tingkat keuntungan yang cukup stabil.Hal lain yang menjadi penyebab penurunan pendapatan adalah berhentinya aktivitas distribusi produk dari beberapa mitra bisnis yang cukup signifikan.

Namun, jika kontribusi dari Equine Group serta beberapa mitra bisnis yang berhenti beraktivitas tidak diperhitungkan dalam pendapatan tahun 2023, maka pendapatan inti perusahaan di tahun 2024 justru menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,2%.

Harry menjelaskan, bahwa menghadapi tahun 2025, Anabatic Technologies menegaskan fokus dalam memperkuat lini bisnis utama yakni penyediaan solusi dan layanan teknologi informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

"Transformasi dari penawaran tradisional menuju solusi end-to-end digital terus dikembangkan untuk menjangkau pasar lebih luas dan meningkatkan value bagi konsumen. Selain itu, kami juga memperluas ceruk pasar dengan mengeksplorasi domain bisnis baru, termasuk layanan berbasis cloud, cybersecurity, serta penguatan kapabilitas digital melalui anak perusahaan KPSG Group dan CTI Group,” jelas Harry.

Anabatic Technologies telah menyempurnakan portofolionya dengan melepas unit bisnis yang tidak lagi relevan secara strategis pada tahun 2023 dan 2024. Langkah ini turut memperkuat keuangan perusahaan. Dengan beban yang semakin ringan dan operasional yang semakin efisien, perusahaan berada dalam posisi stabil untuk menghadapi 2025.

“Operasional kami saat ini dalam kondisi yang sangat baik. Anabatic Technologies siap melangkah ke fase berikutnya, fokus pada agility atau kelincahan untuk memperbesar bisnis,” jelas Harry.

Baca Juga: Rambah Dunia TI, Ignasius Jonan Jadi Komut Anabatic Technologies

Anabatic Technologies percaya bahwa kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat akan menjadi kunci untuk menavigasi tantangan global dan membuka peluang pertumbuhan baru. Perusahaan siap melangkah lebih jauh sebagai mitra utama dalam transformasi digital Indonesia.

“Saya yakin Anabatic Technologies sudah menjadi salah satu perusahaan di Indonesia yang berada pada level memadai untuk berkembang lebih jauh. Sekarang saatnya kita fokus pada “kelincahan” atau agility guna mengembangkan bisnis,” kata Harry.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Bisnis Berbasis AI, Perubahan Besar Dunia Advertising
Gelar RUPST, Anabatic...
Gelar RUPST, Anabatic Tunjuk Irfan Setiaputra jadi Presiden Komisaris Baru
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Rekomendasi
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved