Wanita Terkaya di Australia Menguasai Harta Karun Tanah Jarang Rp13,1 Triliun
Senin, 05 Mei 2025 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
"Menjual bahan-bahan penting ini di bawah tarif 125% tidak rasional secara komersial atau selaras dengan kepentingan nasional," tulis juru bicara anggota parlemen, Matt Sloustcher pada pekan lalu.
Baca Juga: Miliarder Wanita Terkaya Australia Berburu Saham Produsen Lithium
Sementara itu Presiden AS Donald Trump pada bulan Januari menandatangani Undang-Undang Darurat Energi, yang bertujuan mempercepat kapasitas pemrosesan tanah jarang di Amerika Serikat untuk meruntuhkan monopoli China. Pekan lalu Menteri Dalam Negeri, Doug Burgum mengumumkan program Fast-41, yang mendukung 12 proyek penambangan untuk tembaga, lithium, antimon, dan mineral kritis lainnya.
Baca Juga: Miliarder Wanita Terkaya Australia Berburu Saham Produsen Lithium
Sementara itu Presiden AS Donald Trump pada bulan Januari menandatangani Undang-Undang Darurat Energi, yang bertujuan mempercepat kapasitas pemrosesan tanah jarang di Amerika Serikat untuk meruntuhkan monopoli China. Pekan lalu Menteri Dalam Negeri, Doug Burgum mengumumkan program Fast-41, yang mendukung 12 proyek penambangan untuk tembaga, lithium, antimon, dan mineral kritis lainnya.
(akr)
Lihat Juga :